

inNalar.com – Kalimantan Selatan yang beribu kotakan Banjarbaru sejak setahun lalu yakni 2022 memiliki tingkat kemiskinan penduduk yang tergolong rendah.
Hal ini dibuktikan melalui laman kalsel.bps.go.id yang mencatat jumlah penduduk miskin di Kalimantan Selatan setiap tahunnya sejak 2021 hingga 2023.
Nilai kemiskinan penduduk Kalimantan Selatan setiap tahunnya terus berkurang dari yang awalnya terdapat 208.118 jiwa pada tahun 2021, berkurang hingga 195.702 jiwa ditahun berikutnya. Sebanyak 188.928 jiwa pada tahun 2023.
Baca Juga: Harga Sewa Capai Rp 22 Juta per Jam, GBT Surabaya Jadi Stadion Termahal se-Indonesia
Lalu daerah mana saja yang memiliki tingkat penduduk paling kaya di Kalimantan Selatan, berikut ini kelima daerah nya.
1. Kabupaten Tapin
Tapin memiliki jumlah penduduk sebesar 178.841 warga yang menempati 12 kecamatan, 9 kelurahan dan 123 desa diantaranya. Dengan jumlah penduduk miskin yakni 6.982 jiwa.
Disini memiliki objek wisata yang terkenal seperti Makam Para Ulama Bahari, Perbukitan lereng Meratus, dan masih banyak lagi.
2. Kabupaten Balangan
Wilayah yang satu ini memiliki ibu kota Paringin dan merupakan daerah pemekaran Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Tingkat kemiskinan pada Kabupaten Balangan juga menempati posisi kedua yakni sebanyak 7.825 jiwa dengan total populasi 133.274 penduduk.
3. Kabupaten Hulu Sungai Selatan
Daerah yang terkenal akan Monumen Ketupat di Hamalau ini menduduki tingkat ketiga penduduk termiskin di Kalimantan Selatan.
Jumlah penduduk Hulu Sungai Selatan adalah 232.857 jiwa dan 10.804 warga diantaranya adalah penduduk miskin.
4. Kabupaten Banjarbaru
Ibukota baru dari Kalimantan Selatan ini memiliki penduduk sebanyak 262.719 jiwa sedangkan terdapat 11.610 orang masih mengalami kemiskinan.
Banjarbaru terkenal dengan keberadaan Gunung Apam dan berpredikat sebagai kota administratif tertua di Indonesia.
5. Kabupaten Tanah Laut
Sebanyak 13.541 masyarakat Tanah Laut mengalami kemiskinan, dengan total penduduk sebanyak 351.561 jiwa.
Tanah Laut sendiri mempunyai luas wilayah 3.631 kilometer persegi dan terkenal akan maskot fauna kijang emas yang tinggal dihutan Kalimantan.
Diharapkan untuk seluruh daerah di Indonesia akan mengalami penurunan tingkat kemiskinan agar penduduknya dapat merasakan kehidupan yang layak, khususnya di Kalimantan Selatan. *** (Jessica Barans Widyasari)