Bangunannya Mirip Gereja Tua di Eropa, Wisata Religi di Probolinggo Jadi Sorotan Bule Internasional

inNalar.com – Probolinggo merupakan sebuah kota di Jawa Timur yang terletak sekitar 100 km sebelah tenggara Surabaya.

Kota Probolinggo berbatasan dengan Selat Madura di Sebelah Utara, serta Kabupaten Probolinggo di sebelah Timur, Selatan, dan Barat.

Kota ini merupakan yang terbesar keempat di Jawa Timur setelah Surabya, Malang, dan kediri jika dilihat dari jumlah penduduk.

Baca Juga: Bukan di Eropa, Wisata Alam Bak Negeri Dongeng Ini Ada di Daerah Pelosok Sumatera Barat: Jaraknya 53,5 Km dari Padang

Seperti yang kita tahu, di Probolinggo sangat terkenal akan potensi alamnya.

Di Kota Probolinggo terdapat sebagian wilayah kawasan wisata Gunung Bromo, Kawah Ijen, dan sebagainya.

Tentu potensi alam di daerah ini telah menjadi tempat wisata yang menghasilkan pendapatan daerah.

Namun, tak hanya destinasi wisata alamnya saja yang menarik, melainkan wisata religi di Kota Probolinggo juga bisa menjadi pilihan berlibur.

Meskipun Kota Probolinggo mayoritas penduduknya adalah Muslim, tetapi terdapat destinasi wisata religi berupa gereja kuno.

Tempat ibadah umat kristen di kota ini dikenal dengan nama Gereja Merah.

Penamaan gereja merah ini karenya hampir seluruh bagian bangunan tempat ini dicat dengan warna merah menyala.

Hal ini memiliki makna filosofi darah Yesus Kristus yang tumpah untuk menyelamatkan dosa-dosa manusia.

Sementara itu, nama asli dari gereja kuno ini adalah Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel Probolinggo.

Lokasinya berada di Jalan Suroyo 32 Probolinggo, provinsi Jawa Timur.

Tempat ibadah ini juga ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya dan juga objek wisata religi di kota ini.

Gaya arsitektur gereja ini sangat kental akan khas Eropa dan mirip seperti gereja kuno di sana.

Perlu diktahui bahwa gereja ini dibangun pada tahun 1862 tetap difungsikan hingga sekarang.

Uniknya, kerangka gereja merah ini seluruhnya dibuat di Belanda yang kemudian dikirim ke Probolinggo menggunakan kapal, serta dirakit kembali di kota ini.

Kerangka bangunan tempat ibadah ini memiliki luas sekitar 150 meter persegi dan tinggi 12 meter.

Gereja merah ini hanya ada 2 di dunia, yaitu di Den Hag – Belanda dan Probolinggo.

Konon katanya, gereja yang masih berfungsi sebagai tempat ibadah ini hanya di Probolinggo saja.

Gereja Merah tak hanya sering menjadi jujugan para turis, tapi juga sebagai tempat foto pre-wedding bagi para calon pasangan yang akan menikah.

Gereja Merah ini bisa menampung hingga 200 jemaah dan selalu ramai dikunjungi ketika memasuki puncak perayaan Natal oleh umat kristiani.

Itulah ulasan mengenai Gereja Merah di Probolingo yang bisa menjadi pilihan tempat berlibur.***

 

Rekomendasi