Bangunan Tertua di Sulawesi Selatan Ini Dibangun Sejak 1604 Masehi, Bukti Peninggalan Sejarah Penyebaran…

inNalar.com – Bangunan tertua peninggalan sejarah di Sulawesi Selatan ini berupa masjid yang memiliki usia 4 abad lamanya ini terletak di Kabupaten Luwu.

Bahkan masjid tertua di Sulawesi Selatan ini pernah dibakar pada saat zaman penjajahan yang dilakukan oleh tentara NICA.

Masjid tertua di Sulawesi Selatan ini memiliki nama Masjid Jami Tua Polopo.

Dari adanya peninggalan masjid merupakan sebuah bukti adanya penyebaran Islam di Sulawesi Selatan, pembangunan masjid tertua tersebut dilakukan sejak tahun 1604 Masehi.

Baca Juga: Total Dananya Rp 256 Triliun, Pelabuhan Terminal Baru di Jambi Ini Masuk Kategori Proyek Strategis Nasional

Desain dari bangunan masjid tersebut perpaduan antara Budaya Minangkabau yang berasal dari Sumatera Barat dengan Budaya Bugis yang berasal dari Sulawesi Selatan.

Masjid Jami Tua Polopo tersebut memiliki dominasi desain dari Budaya Minangkabau, perlu diketahui bahwa penyebaran Islam pertama yang berada di Luwu Sulawesi Selatan berasal dari Minangkabau.

Awal mula penyebaran Islam di Luwu Sulawesi Selatan diterima oleh seorang raja yang memiliki nama La Patiware setelah itu selanjutnya dilakukan oleh putra kandung dari raja tersebut.

Baca Juga: Alih Fungsi Jadi Bandara Sipil, Bandar Udara di Lampung ini Langsung Diminta Ganti Nama? Ternyata karena…

Putra dari raja tersebut memiliki nama Patih Pasung dan memiliki nama lain yaitu Sultan Abdullah, bangunan dari Masjid Jami Tua Polopo memiliki desain kubah yang berbentuk segi empat.

Kubah yang dimiliki oleh Masjid Jami Tua Polopo Sulawesi Selatan ini sebanyak lima kubah, peristiwa kerusakan yang dialami oleh Masjid Jami Tua Polopo sebagai masjid tertua di Sulawesi Selatan dilakukan oleh tentara NICA pada tahun 1956.

Tepatnya pada tanggal 32 Januari dari adanya kerusakan tersebut tentunya menimbulkan amarah para penduduk yang berada di Luwu Sulawesi Selatan.

Baca Juga: Jembatan Kaca Bromo, Salah Satu Jembatan Kaca Terpanjang Se-Indonesia, Sudah Pernah Melewati?

Masjid Jami Tua Polopo di Sulawesi Selatan masih digunakan untuk shalat tarawih pada bulan Ramadhan, masjid tertua tersebut dijadikan sebagai cagar budaya alam.

Sampai saat ini bangunan Masjid Jami Tua Polopo di Sulawesi Selatan masih terjaga hingga sekarang, bahkan masjid tersebut dijadikan sebagai destinasi wisata religi.

Banyak wisatawan yang penasaran dengan sejarah dari Masjid Jami Tua Polopo, bahkan bangunan masjid tersebut sebagai ikon dari Kota Palopo.

Baca Juga: 3 Rekomendasi Hotel di Makassar, Lokasi Strategis Dekat dengan Destinasi Wisata dan Pusat Perbelanjaan

Bahkan Masjid Jami Tua Polopo tersebut masih terdapat bangunan yang asli yang terletak di belakang masjid.

Bangunan yang memiliki ukuran kecil di belakang masjid tersebut berbentuk terowongan yang memiliki panjang 3 meter.

Lebar dari terowongan Masjid Jami Tua Polopo Sulawesi Selatan memiliki lebar 2 meter dengan tinggi banguan 2 meter.***

 

 

 

Rekomendasi