Bangunan SMAN 1 Kediri Jadi Cagar Budaya, Intip Kisah Menarik Perjalanan Sejarahnya: Sempat Jadi Markas Tentara?

inNalar.com – SMAN 1 Kediri merupakan salah satu sekolah menengah atas terbaik di kota tahu ini.

Lokasi SMAN 1 Kediri berada di Jalan Veteran 1, RT/RW: 22/17, Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto.

Menggunakan kurikulum merdeka, sekolah ini memiliki akreditasi A dengan nilai 95.

Baca Juga: Kemesraan RI – UEA Tak Hanya Dalam Proyek Limbah IKN Kalimantan Timur, Ini Deretan Investasi Senilai Rp314,9 Triliun

Status kepemilikannya dipedang oleh pemerintah daerah atau bisa dibilang sekolah negeri.

Kini, sekolah menengah atas ini dipimpin oleh Widayat dan dibantu dengan operator Harsono Reno Utomo.

Tempat belajar ini menerapkan sistem full day school dimana jam pembelajarannya dilakukan seharian penuh hingga sore hari.

Baca Juga: Proyek IKN Berlimpah Cuan Rp146,98 Triliun, Bendungan di Kalimantan Timur Masih Perlu ‘Beranak Pinak’, Ini Alasannya

Maka dari itu, dalam satu minggu ditetapkan libur dua hari yakni Sabtu dan Minggu.

Menjadi sekolah tertua di Kediri, SMAN 1 Kediri ini memiliki sejarah panjang yang menarik untuk dikulik.

Perlu diketahui bahwa, sekolah ini selesai dibangun pada tahun 1922.

Baca Juga: Bocah Laki-Laki Berusia 13 Tahun di Cirebon Alami Depresi Berat Gegara HP Dijual Ibunya: Warganet Malah Salahkan Sang Ayah!

Meskipun dibangun pada tahun 1922 tetapi kelihatan sekali bahwa gedung ini memang dipersiapkan untuk wadah pendidikan jangka panjang.

Bahkan, bangunan tersebut masih kokoh dan kuat hingga sekarang.

Tidak hanya bangunan yang berkualitas, pada zaman itu SMAN 1 Kediri telah dilengkapi pula dengan ruangan laboratorium.

Baca Juga: Terkendala Jaringan Internet, Siswa SMPN 31 Kabupaten Sinjai, Pulau Sembilan Ujian di Dermaga

Pada tahun 1942, Kota Kediri ikut jatuh ke tangan pasukan Jepang dan SMAN 1 Kediri sempat dibubarkan begitu saja.

Bahkan, gedung SMAN 1 Kediri dipakai sebagai tempat tahanan dan markas tentara Jepang.

Hal ini terus berlangsung selama masa pemerintahan penjajahan Jepang.

Baca Juga: Sesama World Class School, Modal Sekolah Kaum Aristokrat di BIS Riyadh, Arab Saudi Beda Tipis Dari Cabang Jakarta, Benarkah?

Setelah Jepang kalah, Gedung ini juga beralih fungsi sebagai markas Badan Keamanan Rakyat yang selanjutnya dipakai sebagai Markas Divisi I Brawijaya.

Namun, pada tahun 1951 gedung tersebut menjadi gedung sekolah menengah atas di kota ini.

Hal tersebut berdasarkan surat keputusan Residen Kediri pada tahun 1951.

Baca Juga: Siswa Korea Dibuat Melongo Melihat Mewahnya 5 Sekolah Termahal di Indonesia

Kini, bangunan tersebut secara resmi menjadi cagar budaya.

Penetapan bangunan SMAN 1 Kediri sebagai cagar budaya ini berawal dari pengajuan surat Dinas Kebudayaan pariwisata dan Olah Raga ke Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Timur.

Melihat pengajuan tersebut, Tim dari Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Timur melakukan peninjauan.

Baca Juga: Crazy Rich Semarang Merapat! SPP Sekolah Elit Futuristik Terbesar se-Jawa Tengah Ini Cuma Rp9,9 Juta Kok

Analisa yang diperoleh yakni bangunan sekolah ini memenuhi kriteria sebagai cagar budaya.

Pada akhirnya keluar surat keputusan dan bangunan sekolah ini menjadi cagar budaya.

Meski menjadi cagar budaya, bangunan SMAN 1 Kediri masih dipakai hingga sekarang.***

Rekomendasi