Bangun Smelter Nikel 22,75 Hektar, Kalimantan Timur Perkokoh Hilirisasi Industri di Benua Etam

inNalar.com – Beredar kabar mengenai Provinsi Kalimantan Timur yang bangun smelter nikel di wilayahnya.

Pembangunan smelter nikel yang pertama kali ada di Kalimantan Timur tersebut bakal dibangun di atas lahan seluas 22,75 hektare.

Melansir dari Kominfo Kaltim, disebutkan bahwa smelter tersebut bakal berlokasi di Site Kariangau, Balikpapan Barat.

Baca Juga: Mengenal Batik Truntum Asal Yogyakarta, Jawa Tengah: Sejarah Sebuah Makna Cinta yang Tumbuh Kembali

Adanya pembangunan smelter nikel pertama di Kalimantan Timur dipastikan hilirisasi industri di wilayah yang dijuluki ‘Benua Etam’ tersebut semakin kokoh.

Nah, nama dari smelter nikel yang jadi pertama di Kaliantan Timur tersebut bernama Smelter Nikel Matte.

Smelter Nikel Matte diketahui, pembangunannya dilakukan oleh PT Mitra Murni Perkasa atau disingkat MMP.

Baca Juga: Transaksi Tanpa Rupiah, Pasar Unik Desa Wisata di Padang Panjang Dirintis Sejak 2014, Jual Beli Pakai…

PT Mitra Murni Perkasa atau MMP sendiri merupakan bagian dari MMS Group Indonesia (MMSGI).

Menurut penuturan Direktur Utama PT MMP Adhi Mustopo menyatakan bahwa, target produksi dari Smelter Nikel Matte adalah 27.000 metrik ton.

Produksi nikel sebanyak 27.000 metrik ton tersebut, diharapkan memiliki besar kandungan nikel sebesar 78 persen.

Baca Juga: Jadi Buah Nasional di 3 Negara? Simak 10 Fakta Unik dan Menarik Tentang Buah Mangga yang Jarang Diketahui

“Tahun 2025, kita sudah bisa produksi baterai. Dengan harapan kita mampu membangun green energi dan green baterai juga,” ungkap Direktur Utama PT MMP Adhi Mustopoyang saat menjelaskan.

Harapan besarnya, dengan adanya smelter baru di Kalimantan Timur tersebut dapat memberikan dampak positif bagi produksi negeri dan masyarakat.

Menurut beberapa pihak, menyebutkan bahwa proyek Smelter Nikel Matte diproyeksikan akan selesai pada kuartal IV-2024.

Adapun, hal penting yang menjadi tujuan dari pembangunan smelter tersebut ialah mengenai peran Indonesia dalam penyediaan bahan baku nikel dunia.

Kemudian, mengenai fasilitas dari smelter tersebut merupkan perwujudan dari aspirasi terhadap pertumbuhan ekonomi dan masyarakat di Kalimantan Timur.

Utamanya, dalam pembangunan smelter tersebut, diterapkan penggunaan teknologi terbaru ramah lingkungan.

Itulah informasi mengenai Provinsi Kalimantan Timur yang bangun smelter baru di wilayahnya guna perkokoh hilirisasi industri nikel di sana. ***

Rekomendasi