Band Pop Punk Asal Kanada, SUM 41 Mengumumukan Bubar Setelah Rilis Album dan Menyelesaikan Tur

inNalar.com Kabar mengejutkan kembali datang dari dunia musik, kali ini kabar tersebut mengenai bubarnya sebuah grup band SUM 41.

Band Pop Punk asal Kanada SUM 41 mengumukan akan dibubarkan setelah rilis album baru dan menyelesaikan tur nya.

Pengumuman tentang bubarnya band ini disampaikan oleh SUM 41 dalam akun Twitter resminya @Sum41.

Baca Juga: Semifinal Liga Champions Real Madrid vs Manchester City: Pep Guardiola Tak Pikirkan Soal Balas Dendam

“Berada di SUM 41 sejak tahun 1996 memberi kami beberapa momen terbaik dalam hidup kami. Kami selamanya berterima kasih kepada penggemar kami baik yang sudah lama maupun yang baru.”

“Sulit untuk mengartikulasi cinta dan rasa hormat yang kami miliki untuk anda semua dan kami ingin anda mendengar ini dari kami dahulu.” begitu tulisan dalam postingan foto twitter akun resmi SUM 41.

Pembubaran grup band ini akan berlangsung setelah mereka menyelesaikan rangkaian tur di tahun ini.

“SUM 41 akan dibubarkan. Kami masih akan menyelesaikan semua tanggal tur kami yang akan datang di tahun ini.”

Baca Juga: Rekrutmen Bersama BUMN 2023 Segera Dibuka, Ini Daftar Dokumen yang Wajib Dipersiapkan Pendaftar

Selain menyelesaikan tur yang akan berlangsung di tahun ini, pembubaran band ini pun menunggu rilisnya album terakhir mereka.

“dan kami sedang menantikan untuk merilis album terakhir kami yakni Heaven :x: Hell bersama dengan tur utama dunia terakhir untuk merayakannya.”

Dalam pengumuman pembubaran SUM 41 juga mengucapkan perpisahan terakhir dengan sang penggemar mereka dan juga menyemangati para penggemar.

Baca Juga: Let’s Talk! dr Aisah Dahlan Ungkap Penyebab Wanita Lebih Rentan Alami Kegelisahan Berujung Depresi

“Untuk saat ini, kami berharap dapat meliha anda semua skumfuks di jalan dan bersemangat untuk apa yang akan terjadi di masa depan bagi kita masing-masing. Terimakasih untuk 27 tahun terakhir SUM 41.”

SUM 41 merupakan band yang berasal dari Ajax, Ontario, Kanada.

Band ini awalnya dibentuk oleh Deryck Whibley (Vokal, gitar) dan Steve Jocz (drum) yang merupakan teman semasa SMA.

Baca Juga: Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Dicalonkan Lagi Meski Personal Branding Memburuk, Golkar Berani Ambil Resiko?

Nama SUM 41 sendiri mereka ambil karena band ini didirikan saat 41 hari sebelum musim panas (summer).

Kemudian masuklah anggota ketiga yakni Dave Baksh pada poisis gitar dan yang terakhir adalah Jason McCaslin untuk posisi bass.

Setelah mengalami gonta-ganti personil, akhirnya personil mereka sampai akhir dibubarkan sebanyak 6 orang.

Baca Juga: Sejarah 9 Mei Hari Ini: Penemuan Jenazah Aktivis Buruh Marsinah, Berikut Ini Biografi Singkatnya

Steve Jocz pun keluar dan anggota-anggota baru tersebut antara lain, Tom Thacker, Tama Zarav, dan Frank Zummo.

Aliran musik dari band SUM 41 adalah pop punk dan punk rock, namun kadang mereka memainkan musik punk rock keras.

Terlebih mereka mencoba memasukan unsur metal di dalam album Half Of Power dan All Killer No Filler.

Baca Juga: Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Dicalonkan Lagi Meski Personal Branding Memburuk, Golkar Berani Ambil Resiko?

Kini band asal Kanada tersebut telah membubarkan diri mereka setelah 27 tahun bersama.***(Galih Nur Wicaksono)

Rekomendasi