

inNalar.com – Pada masa pemerintahan Presiden Jokowi banyak sekali membangun infrastruktur infrastruktur salah satunya jembatan.
Jokowi akan membangun salah satu jembatan yang dalam perintahnya harus selesai sebelum tahun 2024.
Jembatan ini akan menjadi jembatan membelah lautan yang akan dibangun di bagian barat Indonesia yaitu Provinsi Riau.
Baca Juga: Tak Jadi Siluman Lagi, Rusia Resmi Umumkan Yevgeny Prigozhin Bos Wagner Group Meninggal Dunia
Jembatan ini akan dibentuk seperti jalan tol yang akan dikenakan tarif jika ingin melewatinya.
Jembatan ini juga pastinya akan menjadi jembatan spektakuler karena merupakan jembatan terpanjang di Indonesia yang akan menghubungkan antara Batam dan Bintan.
Sebelumnya, rekor jembatan terpanjang di Indonesia yang membelah lautan masih dipegang oleh jembatan Suramadu.
Panjang jembatan ini mencapai 14,7 Km dengan telan anggaran mencapai 13,66 triliun rupiah dari anggaran sebelumnya yaitu 8,6 Triliun.
Pembangunan jembatan ini juga termasuk salah satu major project dan dibangun dengan skema KPBU yang akan melibatkan investor Singapura.
Anggaran sebesar 50 miliar dikeluarkan juga oleh pemerintah provinsi untuk pembebasan lahan tanah sekitar proyek dengan luas tanah mencapai 24 hektar.
Desain dari model jembatan ini sebelumnya sudah dibuat pada tahun 2005 dan di perbarui pada tahun 2010.
Pembaruan ini dilakukan dari luas jembatan yang tadinya 23 meter disesuaikan menjadi 33 meter.
Menariknya, pemerintah Korea juga ikut mendanai pembangunan ini, karena Korea juga pernah memiliki pengalaman pembangunan jembatan membelah lautan yang berjalan dengan sukses.
Bisa dilihat juga bahwa negara Indonesia dan Korea mempunyai kesamaan kondisi geografis yang merupakan negara kepulauan.
Jembatan membelah lautan ini akan dibangun dan akan mulai proses pembangunan pada tahun 2022.
Semoga rencana dan pembangunan infrastruktur mewah ini berjalan dengan lancar sehingga dapat segera dinikmati oleh warga Indonesia. ***