

inNalar.com – Jawa Tengah merupakan salah satu wilayah dengan mobilitas penduduk yang cukup tinggi.
Keberadaan ruas tol di Jawa Tengah sangat lah penting dan beberapa telah beroperasi.
Beberapa bulan, bahkan tahun belakangan ini, pemerintah telah merencanakan pembangunan ruas tol Demak Tuban.
Baca Juga: Gandeng Malaysia, Jalan Tol di Palembang Ini Bakal Tersambung Penuh pada Akhir 2024
Jalan tol Demak Tuban merupakan segmen dari Jalan Tol trans Jawa bagian Utara.
Jalan tol ini menghubungkan tol Semarang Demak dengan jalan tol Tuban Gresik.
Tahapan sosialisasi pembebasan lahan pembangunan Jalan Tol Demak-Tuban terus dilakukan. Berdasarkan data yang dipaparkan.
Bahkan, diperkirakan terdapat puluhan desa yang akan terdampak dari proyek jalan tol ini.
Adapun di wilayah Tuban sendiri, terdapat 40 desa yang akan terdampak dari adanyan proyek tol Demak Tuban.
40 desa tersebut tersebar di enam kecamatan yang ada di Tuban.
Jalan tol ini direncanakan akan dibangun sepanjang 180,58 km dengan kecepatan rencana 100 km/jam.
Nilai investasi diindikasikan sebesar Rp 45,71 Triliun dengan masa konsesi selama 50 tahun.
Adapun Kementerian PUPR dalam proses pembangunan proyek bertindak sebagai PJPK dengan jenis pengembalian investasi berupa tarif.
Proyek KPBU Jalan Tol Demak – Tuban diharapkan mampu meningkatkan konektivitas serta menggerakkan perekonomian masyarakat.
Meski begitu, hingga kini belum terdapat kepastian kapan proyek tol ini akan berlangsung.
Diketahui bahwa informasi mengenai pembangunan tol Demak Tuban ini belum bisa diinformasikan secara detil.
Pengkajian mengenai pembangunan tol ini merupakan kewenangan pemerintah pusat.
Namun, proses pembebasan lahan diusahakan secepatnya, mengingat rencana pembangunan dilakukan pada 2024.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi