

inNalar.com – Infrastruktur paling vital bagi Provinsi Lampung adalah jalan dan jembatan, karena banyak wilayahnya dibelah oleh aliran sungai.
Namun permasalahan banjir dan tingginya curah hujan diiringi dengan kualitas jalan dan jembatan yang baik agaknya perlu menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Lampung Utara.
Hal ini mengingat pada Bulan Februari 2023, terdapat dua jembatan di Kecamatan Bunga Mayang dan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara yang rusak dan belum dibangun kembali.
Baca Juga: Viral, Panitia Serentak Mundur hingga PKKMB UNSIKA Berjalan Chaos, Ada Apa?
Sebagai informasi, Jembatan Way Petanggis yang berada di Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara, diketahui ambruk pada 19 Februari 2023.
Sementara Jembatan Gotong Royong yang berada di Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, juga diketahui ambruk pada 23 Februari 2023.
Kerusakan dua jembatan tersebut memiliki tingkat kerusakan yang berbeda. Adapun Jembatan Way Petanggi, Kabupaten Lampung Utara ini mengalami kerusakan pada fondasi jembatan yang mengalami pergeseran.
Penyebabnya diketahui karena fondasinya tergerus oleh arus banjir selama sepekan secara terus menerus sehingga kondisi jembatannya ambles.
Oleh karena itu, akses lalu lintas akhirnya terputus sebab kondisi jembatan yang terbelah tersebut.
Sementara Jembatan Gotong Royong di Kabupaten Lampung Utara ini rusak disebabkan karena adanya guyuran hujan yang menerjang selama 2 hari berturut-turut sehingga terdapat plat jembatannya yang rusak.
Kerugian tersebut ditaksir memerlukan pembiayaan bangun ulang jembatan yang total kebutuhannya mencapai Rp 6 miliar.
Dari kerusakan Jembatan Way Petanggis Lampung ini dibutuhkan dana perbaikan sebesar Rp 4 miliar.
Adapun dari kerusakan yang ada pada Jembatan Gotong Royong Lampung ini dibutuhkan kira-kira biaya perbaikan sebanyak Rp 2 miliar.
Ternyata tersendatnya perbaikan kedua jembatan ini disebabkan karena perlunya pengusulan anggaran APBD 2024 oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Utara.
Diharapkan perbaikan kedua jembatan tersebut dapat terealisasi tepat waktu. Pasalnya, menurut laman Bappeda Provinsi Lampung, perekonomian kabupaten ini didominasi oleh sektor pertanian, kehutanan, dan perkebunan.
Kecamatan Bunga Mayang yang masih memiliki akses pendidikan sekolah yang terbatas dibanding wilayah lainnya, kebutuhan akan jembatan tentu menjadi salah satu hal yang perlu diprioritaskan.
Selain itu, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) 2021, Kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Utara ini memiliki potensi ekonomi dari hasil kepala sawit dan karet.
Hal tersebut tentu bakal membutuhkan sarana jalur transportasi yang memadai untuk mengangkut hasil bumi keluar wilayahnya.
Begitu pula dengan Kecamatan Kotabumi dengan potensi padi, jagung, ubi kayu, lada, dan hasil bumi lainnya yang membutuhkan dukungan infrastruktur vital guna melancarkan kegiatan perekonomian wilayah Kabupaten Lampung Utara.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi
REKOMENDASI UNTUK ANDA