Bakal Impor 20.000 Ton Daging Sapi dari Brazil, ID FOOD Siap Amankan Stok untuk Puasa Ramadhan dan Idhul Fitri 2024

inNalar.com – PT Rajawali Nusantara Indonesia atau ID FOOD, Holding BUMN Pangan tengah menunggu penugasan dalam hal impor daging sapi untuk pemenuhan stok Cadangan Pangan Pemerintah atau CPP.

Penugasan ini nantinya dilakukan untuk mengamankan stok daging tanah air menjelang puasa dan hari raya Idhul Fitri 2024.

Diharapkan dengan kegiatan impor ini dapat menjaga stabilisasi harga daging menjelang lebaran nanti.

Baca Juga: Katanya Gerus Rp10 Triliun, Terowongan Bawah Laut di Kalimantan Timur Ternyata Baru Masuk Tahap Ini

Melansir dari Antara, Frans Marganda Tambunan selaku Direktur Utama ID FOOD mengungkapkan bahwa terkait penugasan ini akan terbit di minggu ketiga Januari tahun ini.

Ia menjelaskan bahwa impor daging sapi sebanyak 20.000 ton nantinya dilakukan dari Brazil.

Tidak hanya itu, ia juga berencana untuk melakukan impor dari Australia lewat skema B2B atau business to business.

Baca Juga: Hanya 31,7 Juta Kilo Liter, BPH Migas Catatkan Penurunan Angka Penyaluran BBM Pertalite di Tahun 2024

Frans sendiri saat ini masih menunggu menugasan impor gula. Ia berharap surat penugasan ini dapat segera terbit agar nantinya tidak ada kekosongan stok di tanah air.

Akan tetapi, pihaknya masih belum memastikan secara rinci mengenai jumlah penugasan impor gula untuk perusahaan ini.

Menurutnya, hal tersebut akan diberikan juga ke perusahaan BUMN yang lain.

Baca Juga: Buang 2 Striker Veteran, Inter Milan Berniat Gaet Pemain ‘Terpinggirkan’ Sevilla di Bursa Transfer Januari 2024

Selain itu, penugasan juga akan dibicarakan pada rapat koordinasi teknis dan rapat koordinasi terbatas.

Nantinya ID FOOD akan bekerja sama dengan Perum Bulog perihal importasi daging kerbau. Termasuk dalam hal pendistribusian daging tersebut.

Diketahui Perum Bulog ditugaskan pemerintah untuk mendatangkan sebanyak 100.000 ton daging kerbau.

Baca Juga: SUN Energy Kolaborasi dengan Perusahaan Asal Jember Kembangkan PLTS Atap, Mampu Reduksi Emisi Karbon hingga 422 Ton Per Tahun

Nantinya sebanyak 50.000 ton daging kerbau akan diberikan kepada pihak swasta. Untuk impor daging kerbau ini sendiri rencananya dilakukan dari India.

Bapanas juga akan mengimpor sejumlah komoditas untuk memenuhi stok Cadangan Pangan Pemerintah di tahun 2024 ini.

Seperti gula konsumsi atau setara gula kristal mentah sebanyak 708.000 ton, beras sebesar 2 juta ton, serta 500.000 ton jagung.

Baca Juga: Jembatan Gantung Paling Ekstrem Sepanjang 30 Meter di Jogja Ini Jadi Wisata yang Paling Diburu Pencinta Adrenalin, Berani Coba?

Perlu diketahui bahwa, ID FOOD sebelumnya dikenal dengan nama dagang RNI. Perusahaan ini berkomitmen untuk menjadi produsen sekaligus distribusi pangan nasional yang unggul.

Terutama dalam mendukung kedaulatan dan ketahanan pangan di tanah air.

Perusahaan ini juga berkomitmen untuk memperkuat kemampuan dalam menghasilkan produk berkualitas dalam skala besar bagi pasar domestik maupun global.

Dengan begitu, masyarakat dapat mengonsumsi pangan dengan kualitas tinggi yang ketersediannya pun terjamin.***

Rekomendasi