

inNalar.com – Kementerian PUPR akan membangun jalan tol JORR Elevated Cikunir-Ulujami untuk mengurangi kemacetan di wilayah Jawa Barat-DKI Jakarta.
Meskipun saat ini diketahui telah ada sekitar 2.800 kilometer jalan tol di Indonesia, namun hal tersebut masih kurang.
Selain itu, kondisi wilayah DKI Jakarta yang terus mengalami macet membuat PUPR merencanakan pembangunan jalan tol kembali.
Perjanjian terkait pembangunan jalan tol JORR Elevated Cikunir-Ulujami telah ditandatangani pada 17 Oktober 2023.
Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama dari PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia, M. Wahid Sutopo.
Tidak hanya itu, perjanjian juga ditandatangani oleh Direktur Utama dari PT Jakarta Metro Ekspressway, Omar Dani Hassan.
Pembangunan jalan tol JORR Elevated Cikunir-Ulujami akan memperhatikan kualitas hingga nilai estetika.
Jalan tol JORR Elevated Cikunir-Ulujami di wilayah Jawa Barat-DKI Jakarta ini rencananya akan dibangun mulai Juli 2024.
Proses pembangunan akan berlangsung selama 33 bulan, sehingga akan selesai pada bulan Maret 2027 mendatang.
Dibangun selama 33 bulan, jalan tol JORR Elevated Cikunir-Ulujami akan memiliki panjang yang mencapai 21,6 km.
Proyek PUPR yang panjangnya mencapai 21,6 km ini diketahui memiliki biaya investasi sebesar Rp 21,26 triliun.
Masa konsesi dari jalan tol JORR Elevated Cikunir-Ulujami senilai Rp 21,26 triliun di Jawa Barat mencapai 45 tahun.
Proyek jalan tol kali ini merupakan salah satu proyek pembangunan jalan tol yang jangkauannya cukup besar.
Hal tersebut disampaikan oleh Omar Dani Hassan, Direktur Utama dari PT Jakarta Metro Ekspressway.
Kehadiran jalan tol sepanjang 21,6 km ini diharapkan memberikan dampak positif bagi wilayah DKI Jakarta, terutama dapat mengurangi kemacetan.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi