Bak Tirai Tersembunyi di Tengah Hutan, Wisata Alam Air Terjun di Lombok Tengah Ini Suguhkan Pesona yang Memukau: Airnya Berusia 200 Tahun?

inNalar.com – Berbicara mengenai wisata alam di Lombok Tengah memang tidak akan ada habisnya.

Perlu diketahui bahwa Lombok Tengah adalah kabupaten di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Kabupaten ini adalah lokasi Bandar Udara Internasional Lombok yang berati daerah ini miliki berbagai potensi baik dari segi pariwisata maupun potensi SDA nya.

Baca Juga: Inilah 5 Daerah Penghasil Tembaga di Pulau Jawa: Potensi Jumbo Ada di Jawa Timur

Bagian selatan Lombok Tengah adalah kawasan wisata kelas dunia dengan banyak pantai indah seperti Pantai Kuta serta sebagai lokasi Sirkuit Internasional Mandalika.

Wilayah Lombok Tengah yang membujur dari utara ke selatan tersebut mempunyai letak dan ketinggian yang bervariasi mulai dari nol hingga 2000 meter dari permukaan laut.

Di kabupaten ini terdapat berbagai potensi wisata yang menjanjikan.

Apalagi setelah adanya sirkuit mandalika yang mendunia dan menjadi daya tarik dari Lombok Tengah.

Tentunya hal ini memantik potensi wisata di Lombok tengah dan salah satunya adalah wisata alamnya.

Di Kabupaten ini terdapat air terjun hidden gem yang berada di tengah hutan.

Air terjun yang jernih ini muncul dari celah-celah tebing yang tertutup tanaman menjalar.

Wisata alam ini dikenal dengan nama Air Terjun Benang Kelambu.

Lokasi Air Terjun Benang Kelambu yang berada kaki Gunung Rinjani ini juga bertetanggaan dengan Air Terjun Benang Stokel.

Tepatnya terletak di Desa Wisata Aik Berik, Kabupaten Lombok Tengah, NTB.

Dilansir inNalar.com dari indonesia.travel, Air terjun satu ini beda dari yang lain, karena tidak memiliki sungai dan berbentuk seperti tirai atau kelambu.

Maka dari itu, air terjun ini dinamanakan Air Terjun Benang Kelambu.

Air terjun ini sendiri terbentuk dari adanya patahan yang mengenai lapisan air tanah.

Fenomena ini disebut dalam istilah geologi sebagai “aquifer layer fault”.

Air terjun ini membuktikan adanya air tanah dan membuktikan juga bahwa batuan gunung api itu sangat baik untuk menyimpan air.

Tak hanya bisa memandangi panoramanya, para pengunjung juga bisa meminum air dari wisata alam ini.

Menurut para peneliti air yang keluar dari mata air membutuhkan proses setidaknya selama 200 tahun untuk muncul sebagai mata air.

Jadi ketika pengunjung mandi di Air Terjun Benang Kelambu, mereka dapat membayangkan bahwa mereka sedang dimanjakan oleh air yang telah berusia lebih dari 200 tahun.

Harga tiket masuk wisata alam ini juga sangat terjangkau, tak heran jika sering diserbu wisatawan domestik maupun mancanegara.

Jam buka dari wisata alam ini mulai dari jam 07.00 hingga 17.30 WITA.

Itulah ulasan air terjun Benang Kelambu yang ada di Lombok Tengah.

 

Rekomendasi