Bak Dongeng Legendaris! Jalan Menghilang ke Laut di Swedia-Denmark Ini Ternyata Jembatan Seharga Rp65,2 Triliun

InNalar.com – Swedia merupakan salah satu negara kaya di Eropa yang memiliki kecerdasan luar biasa dalam dunia insfrastruktur, termasuk jembatan. 

Salah satu infrastruktur kreatif yang menarik perhatian skala global yaitu jalan menghilang ke lautan, layaknya ditelan ombak atau penuh misteri seperti dongeng legendaris. 

Ternyata, jembatan tersebut adalah mega proyek yang menghubungkan Malmo, kota terbesar ketiga di Swedia dengan kota Kopenhagen, ibukota Denmark. 

Baca Juga: Peran Kuat Agen BRILink di Pelosok Sumatera Utara, Bukti Keberhasilan BRI Perluas Inklusi Keuangan

Proyek besar ini dibangun selama 4 tahun (1995-1999) dan diberi nama Jembatan Oresund karena melewati selat Oresund yang menghubungkan Swedia dan Denmark. 

Kemegahan Jembatan dengan Biaya Fantastis

Dilansir dari YouTube Daftar Top, Oresund jadi jembatan terpanjang dan salah satu konstruksi terbesar di Eropa, yaitu menghabiskan dana sekitar 4,5 miliar dolar AS atau setara Rp65,2 triliun. 

Baca Juga: Presiden Prabowo Menargetkan Gedung Utama Pemerintahan di IKN Bakal Rampung Tahun 2028

Biaya tersebut mencakup berbagai aspek pembangunan, mulai dari pembuatan pulau buatan hingga terowongan bawah laut yang menghubungkan dua negara.

Panjang total Jembatannya yaitu 15,8 km, terdiri dari 7,8 km jembatan di atas laut, pulau buatan bernama Peberholm sepanjang 4 km, dan terowongan bawah laut sepanjang 4 km.

Jembatan ini memiliki dua bagian, dek atas untuk kendaraan mobil, dan dek bawah untuk kereta api yang memiliki kecepatan maksimum hingga 225 km/jam.

Baca Juga: Dengan Anggaran 225 Juta USD, Para Ilmuwan Berencana Hidupkan Kembali Mammoth yang Menjadi Karakter Manny Dari Film Ice Age

Untuk mengisi kas negara, setiap pengendara yang melewati jembatan megah ini dikenakan biaya sebesar 50 Euro atau sekitar Rp800 ribu. 

Penyebab Jalanan Seolah Menghilang

Melansir dari YouTube Daftar Top, penyebab terlihat menghilang karena pembangunan Jembatan Oresund ini menghadapi tantangan karena bertepatan dengan penerbangan Bandara Kopenhagen. 

Baca Juga: Mega Proyek Budidaya Ikan di Gurun, China Dapat Hasilkan 1.500 Ton Setiap Tahunya

Oleh karenanya, jembatan sebagai alternatif untuk memangkas perjalanan logistik ini, dituntut tidak terlalu tinggi juga tidak pendek, untuk memastkan kendaraan besar tetap muat lewat. 

Untuk mengatasinya, jembatan ini digabungkan dengan terowongan bawah laut. Kemudian, karena tidak ada pulau untuk menghubungkannya dengan terowongan, dibuatlah pulau buatan, Peberholm.

Pulau Peberholm dibuat melalui penimbunan bebatuan sebanyak 18 juta ton menggunakan kapal tongkang. 

Baca Juga: Hanya Berukuran 4,7 Km2, Penduduk Desa di Tengah Samudera Pasifik Ini Terancam Tenggelam

Selain itu, pengerukan material laut untuk parit terowongan bawah laut dilakukan 11,5 juta m² per hari. 

Terowongan bawah lautnya dibangun dengan sistem segmen dan diposisikan dengan GPS dan pembangunan jembatan melibatkan penggunaan kapal derek terapung “Spanen”.

Yaitu untuk menurunkan pondasi jembatan dan double deck yang beratnya 5.500 ton. Serta dukungan empat pilon utama setinggi 204 meter dan panjang utama 490 meter.

Dilansir dari YouTube Let Me Know, Pulau Peberholm kini dihuni oleh berbagai spesies tumbuhan dan hewan, sehingga menjadi ikon yang menambah daya tarik Jembatan Oresund.

Demikian itulah sekilas informasi tentang jembatan Swedia-Denmark atau Oresund yang menyebabkan jalanan seperti menghilang ke lautan. ***(Gita Yulia) 

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]