Bak Bangunan Raksasa, Inilah Deretan Bendungan di Indonesia yang Dijuluki Terbesar se-Asia Tenggara

inNalar.com – Bangunan bendungan yang ada di Indonesia dapat difungsikan untuk menampung air, pengairan lahan, hingga sumber tenaga dari pembangkit listrik.

Tidak hanya di luar negeri, ternyata Indonesia juga memiliki bendungan terbesar bahkan hingga se-Asia Tenggara sekalipun.

Adapun lokasi setiap bendungan terbesar tersebut tersebar di berbagai kota. Baik itu yang sudah dioperasikan maupun yang masih dalam tahap pembangunan.

Baca Juga: Sampai Dijuluki Opsir Koppig, Terungkap Alasan Soeharto Pernah Menolak Perintah Presiden Soekarno

Lantas, bendungan apa sajakah itu? Simak ulasannya sebagaimana dilansir dari TikTok Olel Libra sebagai berikut.

Bendungan Cirata

Bendungan Cirata adalah bendungan buatan terbesar yang ada di Asia Tenggara.

Penampung air ini memiliki luas hingga 43.000 hektare serta sudah dibangun sejak tahun 1994 lalu.

Baca Juga: Terungkap! Kalimantan Timur Simpan Harga Karun Gas Sebanyak 5 TCF, Bakal Perkuat Cadangan Migas Nasional

Tidak heran jika lokasinya bahkan terletak di tiga kabupaten sekaligus. Yakni Bandung Barat, Purwakarta, serta Cianjur.

Bendungan Cirata disebut sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) terbesar se-Asia Tenggara.

Adapun kapasitas listrik yang dapat dihasilkan mencapai 1.428 giga watt hours per tahun.

Baca Juga: Kebijakan Petrus ala Presiden Soeharto Hebohkan Era Orde Baru, Segini Efektivitasnya saat Turunkan Kejahatan

Bendungan Bener

Bendungan yang terletak di Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah ini juga termasuk salah satunya.

Kehadirannya sendiri tercatat sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan ketinggian 159 meter dengan panjang timbunan 543 meter.

Untuk lebar bawah bendungan sendiri mencapai 290 meter.

Bendungan Bener juga disebut sebagai bendungan tertinggi di Indonesia bahkan tertinggi kedua di Asia Tenggara.

Manfaat utamanya adalah mengairi lahan pertanian seluas 15.069 hektare, menjadi PLTA untuk suplai energi listrik 6 mega watt, hingga mereduksi banjir sebesar 210 meter kubik per detiknya.

Bendungan Jatigede

Berlokasi di Majalengka dan Sumedang Jawa Barat, Bendungan Jatigede beroperasi dengan membendung aliran Sungai Cimanuk.

Proses pembangunannya sendiri sudah dilaksanakan sejak tahun 2008 lalu serta diresmikan pada tahun 2015. Barulah kemudian dapat dioperasikan pada 2017.

Bendungan ini memiliki ketinggian hingga 110 meter serta panjang 1.715 meter.

Adapun luas keseluruhannya mencapai 4.980 hektare. Tidak heran jika tergolong sebagai salah satu yang terbesar di tanah air.

Bendungan Karangkates

Bendungan ini ada di daerah Malang dengan perolehan air dari aliran Sungai Brantas.

Pembangunannya pun sudah dilakukan sejak 1975 serta selesai di tahun 1977 dengan dana mencapai Rp10 miliar.

Bendungan Karangkates memiliki kedalaman hingga 50 meter dan luas 15 km2.

Bendungan Semantok

Merupakan salah satu bendungan yang baru saja diresmikan pada 20 Desember 2022 lalu oleh Presiden Jokowi.

Bendungan Semantok terletak di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur.

Fungsi bangunan ini sendiri akan digunakan untuk memperkuat ketahanan air dan pangan masyarakat Nganjuk.

Terdapat panjang Mercu bendung hingga 3.100 meter serta tinggi mencapai 31,56 meter.

Sedangkan daya tampungnya mencapai kapasitas 32,67 m3 dengan luas genangan 365 hektar.

Biaya yang dihabiskan untuk membangun bendungan terbesar di Asia Tenggara ini sendiri hingga Rp2,5 triliun.***

 

Rekomendasi