

inNalar.com – Perlu diketahui, jika bacaan tarhim adalah bacaan yang dikumandangkan di masjid sesaat sebelum azan.
Selain itu, bacaan tarhim ini juga berupa shalawat yang biasa bergema sebelum azan subuh dikumandangkan.
Tujuan bacaan tarhim adalah untuk memberi aba-aba kepada kaum muslimin yang hendak menunaikan salat subuh, dan juga sebagai peringatan bagi umat muslim yang hendak berpuasa di hari itu.
Yaitu bacaan tarhim digunakan untuk segera menyelesaikan sahurnya karena akan memasukki waktu subuh ketika bulan puasa maupun ketika akan menjalankan puasa sunnah.
Berikut ini adalah bacaan tarhim, dari teks Arab, latin, dan juga artinya:
الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ ۞ يَاإمَامَ الْمُجَاهِدِيْنَ ۞ يَارَسُوْلَ اللهْ
• الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ ۞ يَانَاصِرَ اْلهُدَى ۞ يَا خَيْرَ خَلْقِ اللهْ
• الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ ۞ يَانَاصِرَ الْحَقِّ يَارَسُوْلَ اللهْ
• الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ ۞ يَامَنْ اَسْرَى بِكَ مُهَيْمِنُ لَيْلًا نِلْتَ
۞ مَا نِلْتَ وَالأَنَامُ نِيَامْ
وَتَقَدَّمْتَ لِلصَّلَاةِ فَصَلَّ كُلُّ مَنْ فِى السَّمَاءِ وَاَنْتَ الْإِمَامْ
وَاِلَى الْمُنْتَهَى رُفِعْتَ كَرِيْمًا وَ سَمِعْتَ نِدَاءً عَلَيْكَ السَّلَامْ ۞
يَا كَرِمَ الْأَخْلَاقْ ۞ يَارَسُوْلَ اللهْ ۞
صَلىَ اللهُ عَلَيْكَ ۞ وَ عَلىَ عَلِكَ وَ اَصْحَابِكَ أجْمَعِيْنَ۞
Bacaan tarhim latin:
Ash-sholatu was-salamu ‘alayk
Ya imamal mujahidîn ya Rasulallah
Ash-sholatu was-salamu ‘alayk
Ya nashiral huda ya khayra khalqillaah
Ash-sholatu was-salamu ‘alayk
Ya nashiral haqqi yâ Rasulallah
Ash-shalatu was-salamu ‘alayk
Ya Man asro bikal muhayminu laylan nilta ma nilta wal-anamu niyamu
Wa taqaddamta lish-shalati fashalla kulu man fis-samai wa antal imamu
Wa ilal muntahâ rufi’ta karîman
Wa ilal muntaha rufi’ta karîman wa sai’tan nida ‘alaykas salam
Ya karîmal akhlaq yâ Rasulallah
Shallallahu ‘alayka wa ‘ala alika wa ashhabika ajma’in
Arti bacaan tarhim:
Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu
duhai pemimpin para pejuang, ya Rasulullah
Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu
duhai penuntun petunjuk Ilahi, duhai makhluk yang terbaik
Shalawat dan salam semoga tercurahkan atasmu
Duhai penolong kebenaran, ya Rasulullah
Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu
Wahai Yang Memperjalankanmu di malam hari Dialah Yang Maha Melindungi
Engkau memperoleh apa yang kau peroleh sementara semua manusia tidur
Semua penghuni langit melakukan shalat di belakangmu
dan engkau menjadi imam
Engkau diberangkatkan ke Sidratul Muntaha karena kemulianmu
dan engkau mendengar suara ucapan salam atasmu
Duhai yang paling mulia akhlaknya, ya Rasulullah
Semoga shalawat selalu tercurahkan padamu, pada keluargamu dan sahabatmu.
Baca Juga: Link Streaming UFC 280: Islam Makhachev vs Charles Oliveira, Big Match Perebutan Gelar Juara
Perlu diketahui, jika bacaan tarhim ini diciptakan oleh Syekh Mahmud Khalil Al-Husshari (1917-1980), yang merupakan seorang qari’ ternama lulusan Al-Azhar, Kairo, Mesir.
Kemudian shalawat ini sampai di Indonesia pada tahun 1960-an, di mana saat itu, Syeikh Mahmud diminta untuk merekam Shalawat Tarhim di Radio Lokananta, Solo.
Hasil rekaman ini lalu disiarkan oleh Radio Lokananta, Solo, dan juga Radio Yasmara, yang ada di Surabaya. Inilah yang kemudian menjadi awal mula bacaan tarhim populer dan banyak dikumandangkan di Indonesia.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi