

inNalar.com – Azan merupakan sebuah panggilan dan sebagai penanda bagi umat islam bahwa waktu salat telah tiba.
Di setiap masjid-masjid Indonesia, setiap hari azan berkumandang sebanyak lima kali sebagaimana banyaknya waktu salat wajib lima kali sehari.
Berbeda dengan kota New York, Amerika Serikat. Dimana agama islam menjadi umat minoritas, sehingga diperlukan langkah-langkah khusus seperti perizinan ketika hendak mengumandangkan azan.
Dilansir dari laman apnews.com pada konferensi pers 29 Agustus 2023 pukul 18.31 PM Waktu Amerika Serikat atau 30 Agustus 2023 pukul 5.31 WIB, Walikota Eric Adam menyampaikan bahwa azan diizinkan berkumandang di masjid-masjid yang ada di New York City.
Baca Juga: Konten Oklin Fia Dinilai Jatuhkan Martabat Muslimah, Begini Keutamaan Hijab yang Benar di Islam
Azan diperbolehkan berkumandang dihari jumat dan waktu magrib di bulan ramadhan. Untuk menyerukan azan, tidak lagi memerlukan izin khusus karena kini masjid rumah ibadah bebas dalam memperkuat azan.
Pada konferensi yang digelar tersebut dihadiri juga dari berbagai asosiasi masjid serta pemimpin muslim.
Azan diperbolehkan berkumandang di hari jumat, karena hari tersebut merupakan hari suci umat islam tradisional.
Serta azan dipersilahkan bergema di waktu magrib bulan Ramadhan, karena waktu tersebut umat islam berbuka puasa saat matahari terbenam.
Baca Juga: Viral Maraknya Dukungan untuk LGBT di Indonesia, Ini Pandangan Islam Mengenai Hubungan Sesama Jenis
Untuk peraturan tersebut, masjid dapat mengumandangkan azan waktu zuhur pukul 12.30 sampai 13.30 waktu Amerika Serikat, dan sebelum berbuka puasa di bulan suci Ramadhan.
Dengan dikumandangkannya azan di New York City, Walikota Adam menyerukan untuk harus semangat dalam menumbuhkan inklusivitas.
Walikota Adam Eric juga mengemukakan, nantinya Biro Urusan Masyarakat Departemen Kepolisian akan bekerja sama dengan masjid rumah ibadah dalam mengkomunikasikan kebijakan baru tersebut.
Memastikan untuk mengatur perangkat yang digunakan untuk mengumandangkan azan diatur dengan hingga tingkat 10 desibel melebihi tingkat kebisingan sekitar.
Baca Juga: 5 Kampung Muslim di Manado, Kota yang Terkenal Dengan Mayoritas Non-Islam
Peraturan ini dianjurkan untuk laki-laki, dan tidak wajib bagi perempuan untuk pergi ke masjid terdekat dalam lima kali sehari.
Kepala Sekolah Islam Ideal di Queen Somaia Ferozi juga memberikan kabar baik tersebut kepada para siswanya.
Melalui unggahannya di media sosial X @ShamsiAli2, Imam Shamsi Ali yang menjadi imam masjid di New York asal Indonesia mengungkapkan rasa syukur atas konferensi pers tersebut, yang kemudian diakhiri dengan azan di kantor Walikota New York.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi