

inNalar.com – K.H Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) mengatakan bahwa Muslim yang berdoa dengan cara seperti ini tidak akan pernah dikabulkan oleh Allah, meskipun rajin sholat.
Pasalnya, menurut Gus Baha hal sepele ini seringkali tidak disadari oleh sebagian umat Islam.
Gus Baha menjelaskan doa adalah bentuk permohonan seorang hamba kepada Allah SWT.
Baca Juga: Gus Baha Akui Jarang Sholat Tarawih di Bulan Ramadhan: Itu Sunnah Para Nabi dan Ulama Terdahulu
Perintah untuk berdoa sendiri tertuang dalam Al Quran Surah Gafir ayat 60.
Dalam ayat tersebut diterangkan, Allah SWT memperkenankan hambanya memohon apapun kepadanya.
Bahkan, orang yang tidak mau berdoa termasuk dalam kategori sombong dan balasannya adalah masuk neraka jahanam dalam keadaan hina.
Baca Juga: Para Pencari Tuhan Jilid 16 Adakan Reuni, Cindy Nirmala Soroti Kehadiran Agus Kuncoro
Oleh sebab itu, sebagai umat Islam kita sangat dianjurkan mencurahkan segala hajat dengan memohon hanya kepada Allah SWT.
Namun perlu diketahui, Gus Baha mengatakan ada doa yang cepat terkabul dan sebaliknya. Hal ini lepas dari kendali manusia, serta hanya Allah yang berhak mengabulkannya.
Pada sebuah kajian ilmu, K.H Ahmad Bahauddin Nursalim itu pun menjelaskan salah satu faktor doa tidak terkabul adalah berprasanka buruk.
Keyakinan dalam berdoa sangat menentukan terwujudnya sebuah hajat dan keinginan yang dipanjatkan kepada Allah SWT.
“Kamu doa ke Allah kelakuan kamu masih tidak yakin (terkabul),” kata Gus Baha.
Apabila seorang Muslim berani melakukan perilaku tersebut, niscaya doa yang dipanjatkan tidak akan pernah terkabul meskipun rajin sholat.
Baca Juga: Ledakan Kilang Minyak Pertamina di Dumai Riau Membuat Atap Sebuah Masjid Jadi Ambrol
Gus Baha pun menghimbau ketika berdoa harus dalam keadaan hati yang ikhlas dan pasrah.
Isi hati dengan keyakinan bahwa munajat yang dipanjatkan bakal segera dikabulkan oleh sang Maha Pencipta.
Hal ini menjadi salah satu sebab cepat terkabulnya dari seorang Muslim. Sifat tersebut juga menjadi adab ketika bedoa.
“Campur suudzon! Nabi bersabda: ‘Kalau berani berdoa ke Allah, harus berani yakin terkabul,” terang K.H Ahmad Bahauddin Nursalim.
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi