

inNalar.com – Diabetes melitus bisa saja menyerang orang yang kondisi badannya sehat-sehat saja.
Namun hal itu bisa saja mengancam nyawa penderita diabetes melitus karena tidak melakukan pencegahan sejak dini.
Penderita diabetes melitus harus memperhatikan gula darah sewaktu yang normal di bawah 200 mg/dL. Sedangkan gula darah puasa di bawah 126 mg/dL.
Bila seseorang sudah melebihi ambang batas gula darah tersebut, maka bisa berpotensi mengalami diabetes melitus.
Meskipun usianya masih muda dan tampak sehat-sehat saja, bisa saja tanpa disadari sedang mengalami diabetes melitus.
Dikutip dari Youtube Saddam Ismail, ada ciri-ciri awal yang sering dialami oleh seseorang yang berpotensi diabetes melitus.
1. Sering Merasa Kelelahan
Rasa lelah muncul karena tubuh kekurangan energi. Namun bagi penderita diabetes melitus sebenarnya tidak.
Di dalam darah sebenarnya masih menyimpan gula yang bisa diolah untuk menjadi energi.
Namun karena terganggunya hormon insulin, maka menyebabkan gula darah tidak bisa masuk ke dalam sel.
Baca Juga: Kostum ‘Haram’ Jennie Blackpink di The Idol Tuai Kontroversi, Area Sensitif Terekspos
Akhirnya gula darah menumpuk karena seharusnya bisa terpakai jadi tidak bisa. Itulah yang menyebabkan tubuh selalu merasa lelah.
2. Sering Haus dan Kencing
Seseorang merasa haus itu sebenarnya wajar-wajar saja. Tapi jadi tidak wajar jika sudah minum masih merasa haus.
Sebab, ketika gula darah tinggi otak akan merespon tubuh butuh minum untuk membuang kelebihan gula darah melalui kencing.
Jadi harus diwaspadai jika sudah mengalami gejala ini, bisa saja tubuh menderita diabetes melitus.
Gejala sering haus dan kencing biasanya terjadi pada malam hari.
3. Selalu Lapar tapi Berat Badan Turun
Ada beberapa orang yang menyebut jika sering makan atau porsi makannya banyak, tapi berat badan tidak pernah naik.
Hal itu harus diwaspadai karena bisa saja mengalami diabetes melitus.
Pasalnya, yang seharunya gula darah ini dimakan oleh sel tubuh, jadi tidak bisa karena ada gangguan pada hormon insulin.
Sehingga, sel mengirim perintah kepada otak untuk mengkonsumsi makanan lagi, meskipun kadar gula dalam tubuh sudah lebih dari cukup.
4. Mulut Kering
Kondisi mulut kering juga bisa menjadi tanda gula dalam darah kadarnya cukup tinggi.
Mulut kering, bau, sering merasa haus, bibirnya pecah-pecah, tenggorokan kering, itu tanda diabetes melitus.
Sebab, tingginya gula darah di dalam tubuh akan mengganggu kelenjar liur. Sehingga tidak bisa memproduksi air liur dengan normal.
Bahkan parahnya bisa membuat gusi menjadi bengkak karena kelebihan gula darah.
5. Pengelihatan Kabur
Pengelihatan kabur terjadi karena kadar gula darah tinggi tidak bisa diserap oleh syaraf dan jaringan mata.
Sehingga sudah tidak heran lagi apabila kondisi gula darah tinggi, pengelihatan menjadi kabur.
Jika seseorang mengalami lima gejala itu atau salah satunya, segera periksa ke dokter atau mengecek gula darah di apotek terdekat.
Dengan mengetahui kondisi tubuh sejak dini, maka akan lebih mudah untuk menangani penyakit diabetes melitus.***(Faisal)