

inNalar.com – Mungkin sudah banyak orang tahu, jika nama lain dari Indonesia adalah negara kepulauan. Bagaimana tidak, tercatat Indonesia sendiri memiliki 17.001 pulau yang ada dari ujung barat ke timur.
Sedangkan dari puluhan ribu pulau tersebut, Badan Pusat Statistik (BPS), mencatat jika negara Indonesia memiliki 81.616 desa dari Sabang hingga Merauke.
Dengan maksud memajukan masyarakat, pemerintah Indonesia biasanya akan memberikan bantuan sejumlah dana ke desa agar daerah tersebut bisa maju dan mengembangkan potensi di desanya.
Baca Juga: Pondok Pesantren di Kota Malang Ini Merangkap Jadi Tempat Wisata Bak Candi Prambanan
Salah satu contoh yang berhasil memajukan desa dengan pemanfaatan dana pemerintah tersebut adalah desa Ponggok, kecamatan Polanharjo, Klaten. Bahkan saat ini diketahui desa tersebut adalah desa terkaya di Jawa Tengah.
Menurut Junaedi, sebagai Kepala Desa Ponggok Klaten, ia menjelaskan jika sebelumnya di tahun 2001, Desa Ponggok Klaten ini masih dikatakan sebagai desa miskin dengan daerah yang tertinggal.
Bagaimana tidak, kala itu masyarakat desa Ponggok memiliki banyak pengangguran dengan 42% warganya adalah keluarga miskin.
Baca Juga: Meski Tak Ada Listrik, Kampung Kecil di Tasikmalaya Ini Punya Keindahan Bak Negara Switzerland
Namun semua itu berubah ketika Junaedi naik menjadi kepala desa. Saat ia menjabat, Junaedi sering mendengar keluhan warga dan menerima kritikan sehingga ia mengubah desa miskin ini menjadi desa yang terkaya di Jawa tengah.
Sebagai informasi, Sejak kepemimpinan kepala desa diduduki oleh Junaedi, Desa Ponggok yang semula memiliki Rp. 80 Juta per tahun, setelah adanya perubahan saat ini menyentuh angka Rp. 14 miliar.
Adapun yang dimanfaatkan oleh Junaedi dalam meningkatkan pendapatan per kapita warga desa Ponggok adalah menggunakan wisata alam seperti sumber mata air dengan pemandangan alam yang asri.
Dengan adanya perubahan drastis tersebut, Saat ini Desa Ponggok telah berubah menjadi desa wisata, hingga seluruh warga mengalami perubahan yang pesat dan tidak ada yang menganggur.
Tentunya dengan hilangnya para pengangguran dan merubah desa Ponggok menjadi lokasi wisata, hal tersebut merubah desa tertinggal ini menjadi salah satu desa terkaya di Indonesia dengan penghasilan Rp. 14 milyar per tahun.
Adapun wisata yang disediakan adalah sumber mata air yang dikatakan umbul. Dan di dalam Desa Ponggok memiliki beberapa umbul yang bisa didatangi. Dengan andalannya adalah Umbul Ponggok.
Selain itu ada pula Umbul Kapilaler, Umbul Besuki, Umbul Sigedang, dan Umbul Cokro.
Jika wisatawan berkunjung ke tiap umbul yang berbeda, maka para pengunjung akan melihat setiap umbul dengan pemandangan alam yang indah dengan air yang jernih. Dan dilatar belakangi oleh suasana pedesaan yang asri.
Nah itulah bangkitnya desa tertinggal menjadi desa terkaya di Indonesia. Dengan membaca di atas apakah anda menjadi berfikir untuk mengembangkan wisata di desa dengan lebih baik? Dan jangan lupa kunjungi desa Ponggok Klaten untuk melihat seberapa asrinya wisata tersebut.