

inNalar.com – Hilangnya Emmeril Khan Mumtaz atau Eril anak dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di sungai Aaree Swiss hingga saat ini belum ditemukan.
Kejadian yang berawal mula saat Eril dan teman-temannya sedang berenang di sungai Aaree Swiss.
Tetapi pada saat hendak naik ke permukaan, Eril sempat terseret arus kencang sungai Aaree tersebut.
Pencarian pun dilakukan dari sejumlah elemen pertolongan negara Swiss. Dan telah dilakukan pencarian selama empat hari.
Tetapi pencarian tersebut belum juga membawa hasil atas penemuan Eril.
Hilangnya Eril juga membawa kesedihan bagi keluarganya, termasuk kedua orang tua dan seluruh rakyat Indonesia.
Kehilangan Eril membuat ibunya Atalia merasa kehilangan sekali, lantaran anak sulungnya itu tak kunjung ditemukan.
Pencarian yang dilakukan sudah empat hari ini, mengharuskan ibunda Eril pulang ke Indonesia terlebih dahulu dan juga mendoakan segala kebaikan untuk sang putra sulungnya itu.
Hal itu terlihat dari postingan Atalia di akun Instagram pribadinya.
Ia menuliskan keterangan “Ril…mamah pulang dulu ke Indonesia ya,” tulis Atalia @ataliapr.
Kesedihan yang begitu dalam dirasakan oleh seorang ibu ketika anaknya terjadi sesuatu termasuk ibunda Eril yang tak pernah lepas mendoakan putranya.
“Mamah titipkan kamu dalam penjagaan dan perlindungan terbaik dari pemilik mu yang sebenarnya, Allah SWT dimana pun kamu berada,” lanjutnya.
“Insyaallah kamu tidak akan kedinginan dan kelaparan atau kekurangan apapun, bahkan kamu akan mendapatkan limpahan kasih sayang, karunia dan kebahagiaan yang tak pernah putus,” sambungnya.
“Disini, di sungai Aaree yang sangat indah dan cantik ini mamah lepaskan kamu, untuk kita bertemu lagi cepat atau lambat.”
Seperti yang pak walikota sampaikan,
“The city of Bern will forever be deeply connected to us.”
“Doa terbaik mamah dalam setiap helaan nafas.”
“Atalia, Aaree river, Juni 2022.”***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi