

inNalar.com – Suroto adalah pria yang lahir pada tanggal 25 Agustus 1956 yang menjabat sebagai wakil bupati Sragen.
Suroto dilantik menjadi wakil bupati pada 24 Mei 2021 oleh gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, periode 2021 – 2024.
Pendidikan terakhir wakil bupati Sragen ini adalah Paket C SMA Karyawan pada tahun 2008. Ia tidak melanjutkan pendidikan tinggi.
Baca Juga: Cuma di Shopee Live Zee & Freya! Belanja Bisa Dapat Undangan Nonton Langsung JKT48 di TV Show Shopee
Meski begitu, Suroto merupakan sosok yang dipercaya mengemban amanah menjadi ketua ranting PBNU Gemolong tahun 2008 – 2020.
Ia juga menjabat sebagai ketua DPAC PKB Gemolong pada periode yang sama, yakni 2008 – 2020.
Tahun 2014, Suroto diangkat menjadi wakil ketua DPC Sragen, dan wakil ketua dewan Syuro DPC PKB Sragen tahun 2021.
Pria kelahiran 1956 ini merupakan pengusaha mebel. Ia memulai karir dalam dunia politik sebagai kepala desa setempat tahun 1989.
Dilansir inNalar.com dari data LHKPN, total harta kekayaan Suroto adalah Rp 3.166.935.415,- (3 miliar 166 juta 935 ribu 415 rupiah).
Total tersebut meliputi 3 kepemilikan tanah dengan harga fantastis, yaitu Rp 3.250.000.000,- (3 miliar 250 juta rupiah).
Ketiga tanah tersebut terletak di Sragen, yang pertama seluas 656 meter persegi dengan harga Rp 1 miliar rupiah.
Tanah yang kedua seluas 520 meter persegi dengan harga Rp 250 juta rupiah, dan terakhir seluas 910 meter persegi Rp 2 miliar rupiah.
Data LHKPN pada tahun 2022 tersebut, tidak mencatat kepemilikan alat transportasi Suroto sama sekali.
Harta bergerak milik wakil bupati Sragen ini adalah Rp 137,5 juta rupiah, ditambah kas sebesar Rp 379.435.415,- (379 juta 435 ribu 415 rupiah).
Jika di total, harta kekayaan Suroto mencapai Rp 3.766.935.415,- (3 miliar 766 juta 935 ribu 415 rupiah).
Sayangnya, jumlah keseluruhan tersebut masih harus dikurangi hutang miliknya sebesar Rp 600 juta rupiah.
Setelah inNalar.com melakukan penelusuran, jumlah hutang wakil bupati Sragen ini mulai meningkat sejak tahun 2019.
Tahun 2018, jumlah hutang Suroto adalah Rp 84 juta rupiah, begitu pula pada tahun 2019, tak ada peningkatan maupun penurunan.
Tahun 2020, jumlah hutangnya melejit menjadi Rp 1.220.000.000,- (1 miliar 220 juta rupiah).
Hebatnya, pada tahun 2021, wakil bupati Sragen ini berhasil mencicil membayar hutangnya, dan turun menjadi Rp 900 juta rupiah.
Begitu juga pada tahun 2022, jumlah hutang Suroto turun Rp 300 juta rupiah menjadi Rp 600 juta rupiah. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi