Asam Lambung Bisa Menjalar ke Penyakit Serangan Jantung, Jangan Anggap Remeh! Begini Cara Mengatasinya


inNalar.com – 
Nyeri pada bagian dada sering diakitkan dengan penyakit jantung tetapi tahukah anda bahwa rasa sakit pada bagian tersebut tidak selalu berkaitan dengan serangan jantung.

Tetpi juga bisa saja terjadi karena penyakit lain seperti Gas Ravager Reflux Disease atau bisa disebut dengan gerd.

Menurut prof. Dr. dr. Ari Fahriak Syam, spPD-KGEH, MMB, FINASIM. Pasien yang memiliki penyakit gerd akan menagalami panas pada dada yang terasa terbakar dan mulutnya akan terasa pahit karena isi lambung yang balik arah dari arah lambung ke kerongkongan.

Baca Juga: Spesial Hari Raya Idul Adha, Ini Resep Gulai Kambing Gurih dan Penuh Rempah Ala Chef William Gozali

Mencegah penyakit gerd atau penyakit naiknya asam lambung adalah menghindari makanan-makanan yang meningkatkan produksi asam lambung seperti kafein,anda juga harus menghindari makanan yang menyebabkan pengosongan lambut.

Sehingga menjadi terlambat atau adanya pelemahan antar klep dan kerongkongan seperti makanan yang menagndung coklat dan keju, kebiasaaan-kebiasaan gaya hidup setelah makan lagsung tidur.

Hal tersebut akan meningkatkan terjadinya refluks atau balik arah pada lambung, kegemukan juga dapat mengakibatkan refluks akan terjadi.

Baca Juga: Daftar 3 Artis yang Berhasil Lakukan Operasi Bariatrik Turun Puluhan KIlogram, Bakal Kena Efek Sampingnya?

Aktivitas olahraga harus dilakukan secara teratur, mengurangi konsumsi alkohol dan juga mengonsumsi rokok juga harus dikurangi.

Jika hal tersebut dapat dikurangi maka gerd tidak akan kambuh, untuk mengatasi permasalahan gerd adalah perubahan gaya hidup faktor stress juga dapat menyebabkan kecemasan menyebabkan produksi asam lambung meningkat.

Mengontrol berat badan juga sanagt diperlukan untuk mengatasi permasalahan gerd, pengobatan gerd harus dilakukan dalam jangka panjang yaitu 6-8 minggu.

Obat-obat untuk mengatasi permasalahan lambung yang dijual di apotek bersifat untuk menetralkan asam lambung dan sesaat, ada juga obat untuk pelapis dinding lambung seperti sukralfat.

Dari obat-obat yang dijual di apotek sekarang ada versi lebih kuat lagi yaitu vonoprazan yang spesifik bekerja untuk menekan produksi asam lambung.

Lambung seperti kantong untuk menampung makanan selama 6 jam anjurannya jika seseoran tersebut tidur 2 atau 3 jam setelah makan baru bisa tidur.

Jika makanan tidak benar-benar turun dari lambung ke usus 12 jari kemudian anda melakukan posisi tiduran mak itu akan balik arah ke kerongkongan, PH dalam tubuh akan menjadi rendah. 

Keasaam dari makanan atau asam lambung memiliki PH 1-2 dan sebenarnya hanya bisa menerima PH 4-6. Untuk mencegah terjadinya refluks berbaliknya arah dari lambu ke kerongkongan.

Proses pengunyahan permen karet akan menghasilkan gas karena udara dapat masuk ke lambung dan haru dihindari agar tidak terjadi kembung dan begah, berpuasa juga dapat meminimalisir teradinya gerd. ***(Faizzatun Nazira)

Rekomendasi