

inNalar.com – Arus balik mudik 2022 masih terus berlanjut dan semakin meningkat.
Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan jumlah pemudik penggunaan kendaraan pribadi yang kembali usai lebaran, ini belum ada 36 persennya dari total prakiraan.
’64 persen sisanya belum kembali ke Jakarta atau Surabaya,’ kata Budi usai meresmikan pengoperasian terminal bus di tiga daerah di Jawa Tengah serta pemberangkatan pemudik yang akan kembali ke tempat kerjanya di Semarang, Sabtu 7 Mei 2022.
Baca Juga: Asnawi Mangkualam Disebut Shin Tae Yong Pasti Perkuat Timnas Indonesia di Ajang SEA Games 2021
Budi mengkhawatirkan untuk hari ini dan besok akan mengalami lonjakan arus balik mudik 2022 dan akan semakin tinggi.
Meski sudah rekayasa lalu lintas diberlakukan sistem satu arah (one way) di jalan tol.
Oleh sebab itu, Budi mengimbau untuk para pemudik arus balik untuk menunda waktu kepulangan ke tempat kerja.
Baca Juga: E-Haj Berikan 100 Ribu Kuota Haji Reguler dan Khusus untuk Indonesia di Tahun 1443 H
‘Pulang Senin 9 Mei 2022, Selasa 10 Mei 2022 atau Rabu 11 Mei 2022. Pemerintah sudah memberikan hak cuti,’ katanya.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap pemudik untuk menunda perjalanan arus balik mudik 2022 agar dapat memperlancar jalanan.
‘Dari Semarang, Solo, Senin 9 Mei 2022 baru balik. Harapannya yang pulang tidak sampai 64 persen,’ katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya tersebut meresmikan tiga terminal bus di Semarang, Purwokerto dan Solo.
Baca Juga: Simak Cara Mencegah Penularan Penyakit Hepatits Akut yang Gampang Menular pada Anak Berikut Ini!
Masing-masing dari terminal tersebut adalah Terminal Tirtonadi Solo, Terminal Mangkan Semarang, dan Terminal Bulupitu Purwokerto.
Dan tiga terminal tersebut bagus dan berfungsi dengan baik.
Menurut Budi, kenapa masyarakat tidak mau menggunakan moda transportasi bus, karena kondisi terminal yang tidak terawat dengan baik.
‘Keren, bersih, dengan konsep mal,’ ucapnya. ***