Apa itu Hari Tasyrik? Berikut Penjelasannya Beserta Amalan Utama yang Dianjurkan


inNalar.com – Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1443 H tinggal menghitung hari, tepatnya pada tanggal 10 Juli 2022, kemudian tibalah hari Tasyrik. Tapi sebenarnya apa itu hari Tasyrik?

Hari Tasyrik adalah hari-hari istimewa yang dapat dimanfaatkan untuk beribadah. Meski demikian, dalam hari Tasyrik ada larangan untuk berpuasa.

Hari Tasyrik dikenal pula dengan hari berdzikir, pelaksanaannya jatuh pada tanggal 11, 12 serta 13 Dzulhijjah. Selama hari Tasyrik, amalan ibadah lainnya sangat dianjurkan untuk dilakukan kecuali puasa.

Tahun ini, hari tasyrik jatuh pada tanggal 11, 12 dan 13 Juli 2022. Ada beberapa amalan yang dianjurkan untuk dilakukan selama hari tasyrik.

Baca Juga: Profil Shinzo Abe, Eks PM Jepang yang Tewas Ditembak Orang Tidak Dikenal di Nara, dari Anggota DPR hingga PM

Dilansir inNalar.com dari website islam.nu.or.id, terdapat 3 amalan utama yang paling dianjurkan untuk dilakukan saat hari Tasyrik. Apa saja?

1. Dianjurkan untuk Memperbanyak Takbir

Perbanyakan takbir saat hari Tasyrik telah dijelaskan dengan mengutip pandangan Ibnu Abbas ra. Imam Bukhari yang kemudian diriwayatkan pada hadits yang berisi mengenai amalan utama pada Hari Tasyrik.

وقال ابنُ عَبَّاسٍ وَاذْكُرُواْ اللَّهَ فِي أَيَّامٍ مَّعْدُودَاتٍ أَيَّامُ العَشْرِ والأَيَّامُ المَعْدُوْدَاتُ أَيَّامُ التَّشْرِيْقِ وكَانَ ابنُ عُمَرُ وأَبُو هُرَيْرَةَ كَانَا يَخْرُجَانِ إِلَى السُّوقِ فِي أيَّامِ العَشْرِ يُكبِّرَانِ، ويُكَبِّرُ النَّاسُ بِتَكْبِيْرِهِمَا وكَبَّرَ مُحَمَّدٌ بْنُ عَلِيٍّ خَلْفَ النَافِلَة

Artinya: “Ibnu Abbas ra. mengatakan, ‘Sebutlah nama Allah (zikirlah) pada hari tertentu,’ (Surat Al-Baqarah ayat 203). ‘Hari 10 dan hari-hari tertentu adalah Hari Tasyrik.’ Sahabat Ibnu Umar dan Abu Hurairah ra. keluar ke pasar pada hari 10 sambil bertakbir. Orang-orang pun ikut bertakbir karena takbir keduanya. Muhammad bin Ali juga bertakbir setelah shalat sunnah,” (HR Bukhari).

Baca Juga: Ketentuan Menyembelih Hewan Qurban saat Idul Adha 2022, Lengkap Beserta Sunnah dan Rukunnya

Ibnu Bathal yang juga mensyarahkan Shahih Bukhari yang mengutip pendapat Mahlab. Menurutnya, amalan utama yang dianjurkan untuk dilakukan saat Hari Tasyrik adalah pembacaan takbir.

Takbir yang dilafal adalah bacaan takbir yang dianjurkan. Bahkan menurutnya, melafalkan zikir takbir di Hari Tasyrik lebih utama daripada sholat sunnah.

وقال المهلب العمل فى أيام التشريق هو التكبير المسنون، وهو أفضل من صلاة النافلة

Artinya: “Al-Muhallib mengatakan, ‘Amal pada Hari Tasyrik adalah pembacaan takbir yang disunnahkan. Itu (takbiran) lebih utama dari shalat sunnah,’” (Ibnu Bathal, Syarhu Shahihil Bukhari libni Bathal, [Riyadh, Maktabatur Rusyd: tanpa tahun], juz II, halaman 561).

Baca Juga: Nathalie Holscher Resmi Gugat Cerai Sule, Begini Kata Panitera Pengadilan Agama Cikarang

2. Memperbanyak Tahlil, Tahmid, dan Takbir

Di akhir pembahasan mengenai amalan pada Hari Tasyrik, Ibnu Hajar Al-Asqalani mengutip riwayat hadits yang menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak bacaan tahlil, tahmid, serta takbir.

وقد وقع في رواية بن عمر من الزيادة في آخره فَأَكْثِرُوْا فِيْهِنَّ مِنَ التَّهْلِيْلِ وَالتَّحْمِيْدِ وَالتَّكْبِيْرِ

Artinya: “Pada riwayat Ibnu Umar ada tambahan kalimat di akhir, ‘Perbanyaklah tahlil, tahmid, dan takbir pada Hari Tasyrik,’” (Al-Asqalani, 2004 M/1424 H: II/529).

3. Jenis Amal Ibadah

Pendapat dari Ibnu Abi Jamrah juga dikutip oleh Al-Asqalani. Menurutnya, tidak ada amalan maupun zikir tertentu yang harus dilakukan pada Hari Tasyrik.

Ia menambahkan, amalan apapun yang dilakukan asalkan bertepatan dengan Hari Tasyrik maka tetap lebih utama jika dibandingkan dengan pelaksanaan amalan yang sama saat dilakukan di luar Hari Tasyrik.

Baca Juga: Miris, Jenazah Pendeta di Papua Diantar dari Timika ke Hitadipa dengan Cara Diikat dan Dibonceng Pakai Motor

وقال بن أبي جمرة الحديث دال على أن العمل في أيام التشريق أفضل من العمل في غيره

Artinya: “Ibnu Abi Jamrah mengatakan, ‘Hadits ini menunjukkan bahwa amal apapun pada Hari Tasyrik lebih utama daripada amal yang sama di luar Hari Tasyrik,’” (Al-Asqalani, 2004 M/1424 H: II/527).

Intinya, Hari Tasyrik adalah waktu yang istimewa untuk beribadah. Sehingga apapun amalan yang dilakukan akan memperoleh ganjaran yang istimewa pula. ***

Rekomendasi