

inNalar.com – Anjing eksklusif yang satu ini memiliki harga adopsi termahal di dunia, ras hewan ini namanya Tibetan Mastiff.
Tersurat dari namanya, asal muasal anjing sultan ini berasal dari Tibet, Asia Timur.
Hewan yang satu ini dikenal sebagai oeliharaan yang memiliki insting proteksi cukup tinggi.
Oleh karena itulah tidak sedikit orang mengira bahwa peliharaan berbadan terbesar di dunia ini dikenal galak dan buas.
Padahal ternyata karakteristik hewan ini setia seolah ia mengabdikan dirinya kepada tuannya dan sebagian dari ras ini memiliki sifat kalem, menyadur dari YouTube Bobby Sant.
Dengan insting proteksinya yang tinggi itu memang suka membuat Anjing Tibetan Mastiff was-was ketika menghadapi orang asing.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Ngotot Ajukan Hak Angket, Pakar: Hasilnya Tak Dapat Batalkan Perhitungan Pemilu
Hewan ini akan semakin waspada jika hari mulai menggelap. Fakta menariknya adalah ras ini digadang punya harga penawaran adopsi yang sangat mahal.
Peringkat harga adopsinya melampaui popularitas ras Samoyed yang hampir mendekati US$ 10.000.
Adapun ras Tibetan Mastiff ini memiiliki harga penawaran adopsi hingga US$ 15.000 atau setara Rp213,7 juta.
Baca Juga: Fakta Menarik Indera Pengecap Kucing, Ternyata Lidah Peliharaanmu Tidak Bisa Merasakan Rasa Ini Loh!
Namun jika memang sang pemilik memiliki cuan berlebih, mereka akan rela menggelontorkan dana untuk mendapatkan sahabat paling setia yang satu ini.
Selain dikenal sebagai anjing termahal di dunia, anjing asal Tibet ini dikenal badannya yang bagong alias besar.
Berat badannya berkisar antara 32 – 68 kilogram. Tidak hanya memiliki tubuh raksasa, ras ini dikenal juga dengan intelegensianya yang sangat tinggi.
Anjing jenis ini diyakini telah hidup sejak ribuan tahun yang lalu. literatur tertulis mengenai kesejarahan hewan ini cukup sedikit.
Hewan besar ini pernah menjadi hadiah untuk Ratu Victoria pada tahun 1847, melansir dari the Spruce Pets.
Pada akhirnya ras ini telah diakui oleh the American Kennel Club pada tahun 2006 silam.
Baca Juga: Perdana Menteri Israel Netanyahu Ungkapkan Rencananya untuk Gaza Pasca Perang, Apa Itu?
Meski anjing ini termasuk memiliki insting proteksi, pemiliknya perlu memperhatikan dengan baik latihan apa yang tetap membuat fisik hewan ini tetap aman dari cedera.
Semakin tua usianya, akan makin rendah pula kemampuannya untuk menjadi teman berjalan santai.
Hewan yang satu ini memiliki kecenderungan potensi untuk mengalami displasia pinggul.
Baca Juga: Tips Jitu! Cara Mudah Melihat dan Membedakan Jenis Kelamin Anak Kucing yang Baru Lahir
Sehingga pemilihan aktivitas berolahraga untuknya perlu amat diperhatikan dan dipilah dengan tepat.***