Angkutan Baru Bergaya Klasik! Ini 3 Jenis Kendaraan Wisata di Solo Jawa Tengah yang Bisa Dinikmati Wisatawan

inNalar.com- Kota Solo, Jawa Tengah menjadi salah satu kota yang kaya akan wisata. Tidak heran jika banyak yang berkunjung ke sana.

Saat berkunjung ke kota-kota besar untuk wisata. Biasanya kita akan mendapati berbagai kendaraan wisata yang disediakan pemerintah setempat.

Salah satunya, Kota Solo yang menawarkan opsi para pelancong untuk menggunakan kendaraan wisata.

Baca Juga: Harganya Rp1 Miliar! Landmark Patung Gajah di Gresik Jawa Timur Ini Malah Tidak Mirip dan Jadi Lucu, Mengapa?

Kota Solo yang memiliki daya tarik wisata ini, menyediakan tiga jenis kendaraan wisata, dengan nama-nama yang unik.

Bahkan, salah satunya ada kendaraan yang memiliki gaya klasik dan ikonik. Kendaraan tersebut juga tergolong baru.

Kendaraan wisata sendiri bertujuan untuk, memudahkan wisatawan berkeliling di Kota Solo. Sekaligus memberikan kesan menarik kepada para pelancong.

Baca Juga: Viral! Momen Lucu Bapak-bapak Naik Motor Dikejar Kerbau Lepas di Pondok Aren Tangerang, Netizen: Salah Apa?

Dilansir dari Dephub, ada tiga jenis kendaraan wisata yang bisa kamu coba di Kota Solo sebagai berikut:

1. Sepur Kluthuk Jaladara

Sepur Kluthuk menjadi salah satu pilihan kendaraan wisata, yang bisa kamu coba di Kota Solo.

Kendaraan ini sudah beroperasi sebagai kendaraan wisata sejak September 2009 dan diresmikan oleh Menteri Perhubungan pada masa itu.

Baca Juga: Jadi Rumah 700 Jenis Ikan, Sungai Kapuas yang Terpanjang Se-Indonesia Ini Ternyata Punya Legenda Menarik

Kendaraan ini merupakan jenis kereta uap tua di Indonesia, dengan lokomotif C218. Kemudian, lokomotif tersebut diganti menjadi lokomotif D1410. Dimana, keduanya sama-sama berasal dari Jerman.

Adapun tute Sepur Kluthuk Jaladara, dari Stasiun Purwosari dengan tujuan akhir Stasiun Solo Kota.

Sayangnya, kendaraan ini hanya bisa melayani Carter atau rombongan, dengan tarif sekitar 3.500.000 rupiah, dalam waktu 3 jam.

2. Bus Werkudara

Kendaraan wisata selanjutnya ialah Bus tingkat Werkudara. Bus ini berwarna merah dengan gambar Werkudara.

Kendaraan ini menjadi salah satu favorit di Kota Solo, dengan biaya 25.000 per orang. Sedangkan, untuk Carter 1 juta rupiah.

Kamu bisa menggunakan bus Werkudara ini untuk keliling wisata di Kota Solo. Seperti, Museum Radya Pustaka dan Batik Danar Hadi, Kampung Batik Kauman, Loji Gandrung, dan lain sebagainya.

Adapun rute keberangkatan melalui jl Menteri Supeno Nomor 7 (Kantor Dishub), dan rute pulang melalui Jurug (Kebun Binatang Taman Jurug).

3. Mobil Listrik

Kendaraan wisata terbaru di Kota Solo ialah mobil listrik. Mobil ini merupakan pemberian dari Tahir Foundation.

Mobil listrik ini bergaya klasik dan ikonik, sehingga memberikan daya tarik tersendiri, bagi para penumpangnya.

Untuk pembelian bisa langsung mendatangi kantor Dinas Perhubungan Kota Surakarta, di jalan Menteri Supeno No 7 Manahan.

Kendaraan wisata ini beroperasi tiap hari Sabtu, Minggu dan Tanggal Merah, pada jam 09.00, 11.00, dan 14.00.

Untuk rute kendaraan listrik ini memiliki 3 rute. Rute pertama (Benteng Vastenburg- Pasar Gede- Kasunanan- Baluwarti- Batik Kauman).

Rute kedua (Kampung Batik Laweyan- Sondakan- Pasar Oleh oleh Jongke- Pajang) sedangkan rute ketiga (Mangkunegaran- Manahan – Pasar Ikan- Pasar Depok).***

 

 

Rekomendasi