Anggarannya Rp 40 Miliar, Tanjung Selor Siap Jadi Kota Termodern di Kalimantan Utara Setelah Mangkrak 2 Tahun

inNalar.com – Sebagai provinsi yang baru berdiri kurang lebih 10 tahun, ibu kota Kalimantan Utara masih berstatus kecamatan.

Oleh karenanya, pemerintah melakukan persiapan untuk membangun Tanjung Selor sebagai ibukota termodern di Kalimantan Utara.

Selain menunjang keberlangsungan infrastruktur di Kalimantan Utara, pembangunan Kota Mandiri Tanjung Selor memiliki alasan lain.

Baca Juga: Jadi Pintu Gerbang dari Samudra Hindia, Daerah di Sumatera Barat Ini Punya 5 Unit Pabrik Semen Sekaligus

Salah satunya adalah menjadikan pengendali pusat modern di kawasan metropolitan luar Pulau Jawa-Bali.

Dilansir inNalar.com dari laman pu.go.id, proyek Kota Mandiri Tanjung Selor masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019.

Rencana tersebut meliputi 10 kota lain yang diharapkan dapat mengarahkan kawasan metropolitan di Indonesia.

Baca Juga: Bakal Peras Anggaran 10,5 Triliun, Proyek Tol di Jawa Timur ini Didalangi Perusahaan Rokok Kediri

Pembangunan kota baru mandiri Tanjung Selor sebagai ibukota Kalimantan Utara terdiri dari empat langkah awal.

Pertama, peraturan daerah Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kabupaten Bulungan harus direvisi terlebih dulu.

Kedua, pemerintah daerah harus melakukan tata ulang dalam pembangunan wilayah Tanjung Selor untuk menjadi kota.

Baca Juga: Diprogam Jadi Embarkasi Haji, Proyek Bandara ‘Konglomerat’ Gudang Garam di Jawa Timur Ini Pakai Dana Rp 10 T

Ketiga, persiapan untuk membangun infrastruktur dan SDM untuk menunjang kemajuan Tanjung Selor harus dimatangkan.

Dan yang terakhir, menyusun rencana kerja untuk pembangunan Kota Mandiri Tanjung Selor, Kalimantan Utara. 

Pengembangan kota mandiri meliputi pembangunan kantor pemerintahan, pusat olahraga, hingga rumah pejabat daerah. 

Untuk melakukan pembangunan, pemerintah menyiapkan setidaknya anggaran sebesar Rp 40 miliar.

Meski begitu, dana tersebut hanya direncanakan sebagai analisis dampak lingkungan hingga pembebasan lahan.

Sedangkan untuk infrastruktur penunjang kota termodern Tanjung Selor, biaya akan dibantu dari pemerintah pusat bila kegiatan non-fisik telah rampung. 

Pengembangan wilayah Kota Tanjung Selor sendiri sempat terhenti karena pandemi COVID-19 selama dua tahun.

Diharapkan, Tanjung Selor dapat menjadi kota termodern di Kalimantan Utara yang berada di perbatasan.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]