Anggaran Capai Rp448 Miliar, Proyek Bendungan di Jawa Tengah Ini Bakal Bagi Air Baku ke 3 Wilayah Jawa Timur

inNalar.com – Baru-baru ini PT Waskita Karya (Persero) Tbk berhasil memegang kontrak baru untuk proyek Bendungan Karangnongko di dua lokasi sekaligus, yaitu Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Proyek Bendungan Karangnongko di Jawa Tengah dan Jawa Timur ini merupakan proyek paket 2 dengan menelan anggaran APBN mencapai Rp488 miliar.

Nantinya Proyek Bendungan Karangnongko akan membagikan ketersediaan air baku ke satu kabupaten di Jawa Tengah dan tiga kabupaten di Jawa Timur.

Baca Juga: Pasca TikTok Shop Tutup, Omzet Pedagang di Pasar Tanah Abang Tetap Anjlok, Minta Hapus E-Commerce Lainnya

Empat wilayah tersebut diantaranya Kabupaten Blora di Jawa Tengah. Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Ngawi, dan Kabupaten Tuban di Jawa Timur.

Sebagai bukti dari kontrak baru, PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah melaksanakan penandatanganan kontrak kerja paket 2 pada Rabu 4 Oktober 2023.

Dikutip dari akun Instagram @waskita_karya, tanda tangan kontrak kerja tersebut dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendungan I, Ery Suryo Kusumo dan SVP Infrastructure I Division Waskita Karya, Waskito Adi.

Baca Juga: Gara-Gara Foto Maternity, Aurel Hermansyah lstri Atta Halilintar Dihujat Netizen: Malah Mirip Ivan Gunawan

Disaksikan secara langsung oleh Kabid PJSA BBWS Bengawan Solo Naryo Widodo, Kabag TU Agung Sugiharto, dan SNVT Pembangunan Bendungan BBWS Bengawan Solo R Panji Satrio.

Pembangunan ini sangat diharapkan dapat memenuhi pasokan air baku untuk masyarakat di empat wilayah yang direncanakan.

Melansir dari ANTARA, SVP Corporate Secretary Perseroan, Ermy Puspa Yunita berharap masyarakat dapat memperoleh air baku sebanyak 1.156 liter.

Baca Juga: Bombardir Serangan Udara Israel Tewaskan Bayi Kembar Usia 3 Bulan di Gaza, Korban Lain Tertimpa Reruntuhan

Pembangunan yang telah dipercaya oleh pemerintah ini, ternyata dilakukan dengan cara joint operation dengan dua PT lainnya, yaitu PT Bangkit Berkah Perkasa dan PT Kelman Infra Pratama.

Bendungan Karangnongko berfungsi sebagai tempat penyediaan air baku sebagai air minum, pembangkit listrik, irigasi, dan pengembangan sektor pariwisata.

Selain itu, dengan adanya bendungan ini tentu saja dapat menyuplai air irigasi yang ada di kawasan Solo Valley Warken, yakni program pembuatan jaringan irigasi dan pengendalian banjir.  

Proyek Bendungan Karangnongko Jawa Tengah dan Jawa Timur ini akan dikerjakan dalam kurun waktu selama 1.218 hari, yang mana pada akhir 2026 ditargetkan selesai.

Kementerian PUPR terus membangun bendungan di berbagai wilayah Indonesia dengan harapan dapat memenuhi ketahanan air dan kebutuhan pangan nasional.

Adanya bendungan tersebut, maka bisa meningkatkan indeks pertanaman yang membuat hasil produksi beras terus mengalami peningkatan. ***

 

Rekomendasi