

inNalar.com – Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara mengungkapkan kontrak proyek multiyears di wilayahnya diperpanjang lagi.
Proyek pembangunan jalan dan jembatan yang digarap dengan sistem multiyears di Sumatera Utara tersebut kabarnya bakal diperpanjang lagi hingga 30 Juni 2024.
Adapun informasi terkait nilai pagu anggarannya adalah senilai Rp2,7 Triliun, dikutip dari Antara.
Disebut sebagai proyek multiyears dikarenakan pembayaran maupun pengerjaan proyek dilakukan secara bertahap.
Pada pembangunan ini, sistemnya dilakukan selama 3 tahun anggaran, yakni dari tahun 2022 hingga tahun 2024.
Pembayaran pertama dilakukan pada akhir tahun 2022, yakni senilai Rp500 Miliar.
Kemudian, pada tahun 2023 dibayarkan senilai Rp1,5 Triliun, dan sisanya yakni senilai Rp700 Miliar dibayarkan pada tahun 2024.
Pada proyek multiyears di Sumatera Utara ini, pembangunan hanya difokuskan pada beberapa proyek prioritas saja.
Mengingat anggarannya yang sudah dipagukan atau dibatasi, pembangunan jalan, jembatan, serta drainase hanya dikerjakan pada beberapa daerah saja.
Baca Juga: Incar Investasi Rp32,5 Triliun, KEK Sorong di Papua Barat Seluas 523,7 Ha Ini Malah Terancam Dicabut
Menurut keterangan informasi yang dikutip dari laman resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, pembangunan jalan dikerjakan sepanjang 450 Km.
Kemudian, untuk drainase akan ada sepanjang 71 Km, serta 20 titik proyek jembatan.
Adapun alasan yang menjadikan perpanjangan kontrak proyek ini hingga bulan Juni 2024 mendatang dikarenakan pembangunan jalan dan beberapa titik jembatan hingga saat ini belum seluruhnya tuntas.
Hingga bulan Januari 2024 ini, progres proyek multiyears di Provinsi Sumatera Utara telah mencapai angka 72 persen.
Jadi diharapkan, dengan adanya perpanjangan kontrak hingga 30 Juni 2024 nanti proyek dapat terselesaikan secara keseluruhan.
Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara telah memperpanjang kontraknya bersama PT Waskita Karya (Persero) pada bulan Desember 2023 lalu untuk proyek ini.***