

inNalar.com – Sekolah menjadi salah satu infrastruktur yang penting. Ada salah satu sekolah termewah di Sulawesi Utara terletak di Kabupaten Minahasa Utara menarik perhatian karena biaya pembangunan sangat fantastis.
Sebagai Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri yang berada di Kabupaten Minahasa Utara dengan anggaran besar Rp 48.8M sempat menggegerkan masyarakat.
Pembangunan Sekolah ini dilakukan setelah Sekolah ini digusur akibat masuk dalar area pembangunan jalan tol area Sumatera Utara.
Ketika terdampak penggusuran, SMAN 1 Kalawat harus mengontrak di SMPN 1 Kalawat agar aktivitas siswa di sekolah tidak terhenti.
Sekolah Termewah di Sulawesi Utara ini berdiri dilahan seluar 4 hektar dilengkapi fasilitas lengkap mulai dari Sport Hall hingga kolam renang.
Ruang kelas dibangun menjadi 4 bagian gedung dan terdiri dari 48 ruang jelas. Dari segala pembangunan dan kelengkapan sarana prasarana ini sangat membantu performa maksimal dari guru maupun siswa.
SMAN 1 Kalawat Minahasa Utara sering diremehkan masyarakat bahkan keberadaannya tidak banyak diketahui. Namun saat ini sudah dapat membuktikan dengan kualitas yang dimiliki bahkan saat ini sudah bertaraf internasional
Berbeda dengan sebluknya fasilitas yang digunakan hanya seadanya. Saat ini SMAN 1 Kalawat menjadi terkenal dan termewah di Sulawesi Utara.
Masa sulit pernah dilaui guru dan siswa SMAN 1 Kalawat mulai dari kekurangan listrik hingga air.
Guru dan siswa yang ingin menggunakan toilet harus mengambil air terlebih dahulu di salah satu sungai dekat sekolah.
Perjuangan juga dilakukan kepala sekolah SMAN 1 Kalawat Stephane Aloisius Punuh dengan selalu berkoordinasi dengan Dinas terkait.
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang merupakan jelahiran di kabupaten Minahasa Utara juga turut serta mendukung terbangunnya sekolah termewah di Sulawesi Utara ini.
Perbedaan terlihat sangat mencolok dari bangunan kelas. Perbedaan sebelum dibangun dan saat ini sangat drastis.
Dalam pembangun ini merupakan salah satu cara menanggulangi anak-anak Kabupaten Minahasa agar tidak kesulitan.
Dengan fasilitas yang lengkap dan memadai bahkan mewah menjadi salah satu peluang untuk mencetak generasi yang baik dan berprestasi.***(Melin Cahya Islachlaila)