

inNalar.com – Kalimantan Utara merupakan salah satu provinsi di Pulau Kalimantan yang terkenal dengan hasil minyak bumi.
Tak hanya itu, Kalimantan Utara juga kaya akan keanekaragaman hasil alam yang lain seperti gas, batu bara, dan lain sebagainya.
Di salah satu wilayah di Kalimantan Utara terdapat hasil alam yang sebenarnya telah umum dan digunakan masyarakat luas.
Baca Juga: 5 Daerah Terkaya di Kalimantan Utara, Nomor 3 Dilalui oleh Sungai yang Jadi Sumber PLTA Terbesar
Namun, cara mendapatkan hasil alam di salah satu wilayah di Kalimantan Utara tersebut yang unik dan tak lazim.
Bukan kota Tarakan, melainkan Kabupaten Nunukan yang merupakan daerah penghasil garam.
Mungkin terdengar biasa saja, namun yang aneh adalah garam di Kabupaten Nunukan bukan berasal dari laut.
Lantas berasal dari mana garam yang dihasilkan di Kabupaten Nunukan? Jawabannya adalah dari pegunungan.
Di daerah pedalaman Nunukan bernama Krayan, disanalah garam-garam pegunungan di hasilkan.
Konon katanya, garam tersebut diproduksi dari air asin yang terjebak di dalam terowongan yang sangat panjang akibat adanya proses geologi.
Namun, secara ilmiah di daerah Krayan banyak ditemukan sumber mata air garam.
Sumber mata air garam di daerah Krayan tersebut berupa sumur-sumur kecil yang tersebar di lembah-lembah aluvial yang relatif datar.
Hingga saat ini terdapat 33 mata air garam yang diketahui ada di dataran tinggi Krayan, namun tidak semuanya dapat digunakan untuk memproduksi garam.
Proses pembuatan garam gunung ini dilakukan secara tradisional yakni berawal dari pengambilan air asin di sumur-sumur air garam.
Kemudian, air garam tersebut dimasukkan ke dalam drum dan direbus selama 12 jam.
Setelah terlihat bulir-bulir garam dan perebusan selesai, buliran garam bersama dengan rebusan tersebut dijemur hingga kering lalu siap dikemas.***