ALHAMDULILLAH, Rezeki Nomplok! Alokasi Dana Desa 2024 Terbanyak di Kabupaten Majene Jatuh Pada 5 Daerah Ini

inNalar.com – Seluruh daerah yang menjadi bagian dari wilayah administratif Kabupaten Majene di Sulawesi Barat perlu bersiap tampung dana desa dengan nominal fantastis.

Sebab, menurut pantauan anggaran yang telah ditetapkan untuk tahun 2024, Kabupaten Majene di Sulawesi Barat meraih alokasi dana desa sebesar Rp53,13 miliar.

Kendati bernominal fantastis, dana desa 2024 yang diterima oleh Kabupaten Majene ini bukanlah yang tertinggi di Provinsi Sulawesi Barat.

Baca Juga: KABAR GEMBIRA! Dana Desa Kabupaten Majene 2024 Cair Rp53,13 Miliar: Tertinggi se-Sulawesi Barat?

Lebih lanjut, dari pagu anggaran sebesar Rp53,13 miliar itu dananya akan disalurkan ke 12 kecamatan yang berada di Majene.

Tahukah bahwa di antara 12 kecamatan yang siap tampung cuan besar ini, ada 5 daerah yang bakal meraih pendanaan terbanyak tahun ini.

Lantas, daerah mana saja kah yang akan meraih dana desa 2024 terbanyak di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat ini?

Baca Juga: Gunung Eksotis 1574 Mdpl di Maluku Utara Ini Catatkan Letusan Terbesar di Abad Ke-16, Lebih Dahsyat dari Krakatau?

Deretan daerah berikut ini akan diurutkan berdasarkan besaran nominal terendah hingga yang tertinggi.

Apakah daerahmu bakal meraih dana desa terbanyak tahun ini? Yuk, simak rincian alokasi dana perwilayahnya berikut ini.

5. Dapurang

Baca Juga: Tanpa Ribet! Begini Cara Klaim Saldo DANA Gratis Senilai Rp100.000 Setiap Hari

Kecamatan Dapurang memiliki 5 desa di wilayahnya, yaitu Benggaulu, Bulu Bonggu, Dapurang itu sendiri, Sarasa, dan Tirtabuana.

Daerah yang termasuk wilayah Kabupaten Majene ini terpantau akan meraih dana desa sebesar Rp4.660.220.000 alias Rp4,66 miliar.

Alokasi dana tersebut akan disalurkan ke 5 desa di Kecamatan Dapurang.

Baca Juga: Daerah Pelosok Jawa Timur Ini Kaya Emas, Ada Potensi Jumbo 142,5 Juta Ton: Saingi Tambang Banyuwangi?

Sebagai informasi, penduduk Desa Dapurang adalah yang terbanyak di antara 5 kampung lainnya, yaitu ada 5.727 jiwa.

Sementara di Desa Banggaulu terdapat 4.017 penduduk. Disusul dengan Tirtabuana dengan penghuninya sebanyak 3.375.

Begitu pula total penduduk Desa Bulu Bonggu sebanyak 2.729 dan Sarasa sebanyak 2.303. Alokasi dananya tentu akan disesuaikan kembali sesuai kebutuhan per desa masing-masing.

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 SMA Hlm. 20 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi: Kalimat Definisi dan Deskripsi (Part 2)

Sebagai informasi, dana desa yang diraih kecamatan Dapurang mengalami penyusutan. Sebab, tahun sebelumnya daerah ini meraih pendanaan sebesar Rp4,82 miliar.

4. Tikke Raya

Dana desa yang akan diraih kecamatan yang ada di Kabupaten Majene yang satu ini sebesar Rp4.951.852.000 atau Rp4,95 miliar.

Sebagai informasi, Kecamatan Tikke Raya memiliki 5 desa yang tersebar di daerahnya.

Sehingga dana desa tersebut tentu akan disalurkan ke seluruh desa meliputi Lariang dengan total penduduknya sebanyak 4.315 jiwa.

Kemudian ada pula Jengeng Raya yang didiami oleh 2.432 penduduk di desa tersebut.

Desa Tikke dengan total penghuninya sebanyak 3.980 jiwa dan Makmur Jaya sebanyak 4.498 orang, serta Kampung Pajalele dengan jumlah penduduknya yang mencapai 3.277 jiwa.

Alokasi dana desa yang diraih kecamatan di Kabupaten majene yang satu ini mengalami peningkatan sebab tahun 2023, daerah ini hanya meraih Rp4,69 miliar.

3. Lariang

Dana desa selanjutnya akan disalurkan ke Kecamatan Lariang dengan nominalnya yang sebesar Rp5.421.675.000 alias Rp5,42 miliar.

Sebagai informasi, kecamatan ini tadinya mendapatkan alokasi anggara sebesar Rp5,5 miliar di tahun 2023.

Kendati demikian nominal dana desa 2024 di Lariang tetap lebih fantastis daripada alokasi pembiayaan di daerah sebelumnya karena wilayah ini memiliki 7 desa.

Alokasi dananya tentu akan berbeda tergantung dari seberapa banyak penduduk di masing-masing daerahnya.

Sebagai informasi, ketujuh desa yang berada di Kecamatan Lariang, Kabupaten Majene meliputi Desa Singgani dengan total penduduk terbanyak, yaitu 1.894 jiwa.

Lebih lanjut, Desa Bambakoro dengan total penduduknya sebanyak 1.483 jiwa. Kemudian Batu Matoru sebanyak 1.198 jiwa.

Selanjutnya Desa Parabu dengan total penduduk sebanyak 1.264 jiwa, Bajawali sebanyak 886 jiwa.

Sementara kampung dengan penghuni paling sedikit di kecamatan ini adalah Kulu dengan penghuninya yang hanya 781 jiwa serta Desa Kenangan sebanyak 586 jiwa.

2. Bambalamotu

Alokasi dana desa 2024 di Kabupaten Majene selanjutnya adalah Bambalamotu.

Kecamatan ini mendapatkan pendanaan tahun ini sebesar Rp5.430.243.000 alias Rp5,43 miliar.

Bambalamotu sendiri terdiri dari 5 desa, yaitu Desa Randomayang dengan catatan jumlah penduduknya sebanyak 4.235 jiwa.

Selain itu, Desa Bambalamotu sendiri dengan total penduduknya mencapai 4.071 jiwa dan Polewali sebanyak 3.938 jiwa.

Lebih dalam dari itu, Desa Kalola dengan penduduknya sebanyak 3.838 jiwa dan Kampung Pangiang sebanyak 2.393 orang, serta Wulai dengan penghuninya 2.053 jiwa.

Dana desa di tahun sebelumnya, Bambalamotu juga mendapatkan kisaran cuan sebesar Rp5,41 miliar. Nominalnya menyusut tipis tetapi cenderung stabil di angka tersebut.

1. Bulu Taba

Adapun kecamatan yang berhasil mendapatkan berkah dana desa 2024 terbanyak di Kabupaten Majene adalah Bulu Taba.

Pada tahun anggaran kali ini, Bulu Taba meraih pendanaan di beberapa desanya sebanyak Rp5.984.036.000 alias Rp5,98 miliar.

Bulu Taba juga memiliki 7 desa di wilayahnya. Ketujuh desa itu meliputi Kampung Karave dengan total penduduknya sebanyak 3.013 jiwa.

Selanjutnya, Desa Lilimori sebanyak 3.381 orang; Bukit Harapan sebanyak 1.502 jiwa; Ompi sebanyak 1.015 jiwa.

Lebih lanjut, Desa Sumber Sari dengan total penghuninya yang paling sedikit di kecamatan ini, yaitu 339 jiwa saja.

Desa Lelejae dengan jumlah penduduknya sebanyak 1.621 orang dan Kasta Buana sebanyak 1.653 jiwa.

Inilah 5 daerah kecamatan yang berhasil mendapatkan alokasi dana desa 2024 terbanyak di Kabupaten Majene. Adakah daerahmu?***

Rekomendasi