Al Quran Surah An Naziat Ayat 1 Sampai 10 Lengkap dengan Terjemahan Bahasa Indonesia

inNalar.com – Al Quran surah An Nazi’at ayat 1 sampai 10  dibuka dengan sumpah Allah SWT dengan malaikat pencabut nyawa yang keras.

Maksudnya yaitu malaikat pencabut nyawa orang-orang yang tidak beriman, Allah SWT gunakan untuk bersumpah karena mulia dan istimewa.

Pada terjemahan Bahasa Indonesia yang ada bisa diketahui ayat kedua sebaliknya, Allah SWT bersumpah demi malaikat lemah lembut.

Baca Juga: Kunci Jawaban Tematik Tema 7 Kelas 5 SD/MI Halaman 204 205 206 Subtema 4 Pembelajaran 1

Itu berarti yang dimaksud yaitu malaikat pencabut nyawa orang-orang beriman, Allah SWT Yang Maha Sempurna memperlakukan berbeda dengan bukan mukmin.

Surah An Nazi’at ayat 1 sampai 10 merupakan permulaan yang dipenuhi sumpah Allah SWT demi malaikat-malaikatNya yang istimewa.

Dilansir inNalar.com dari Quran Kemenag Senin, 21 Februari 2022 surah An Nazi’at ayat 1 sampai 10  ini lengkap dengan terjemahan Bahasa Indonesia.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
وَالنّٰزِعٰتِ غَرْقًاۙ – ١

1. Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras.

Baca Juga: Wayang Viral Pasca Ceramah Khalid Basalamah, Begini Sejarahnya, Sudah ada Sejak Praaksara dan Masa Airlangga

وَّالنّٰشِطٰتِ نَشْطًاۙ – ٢

2. Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah lembut.

وَّالسّٰبِحٰتِ سَبْحًاۙ – ٣

3. Demi (malaikat) yang turun dari langit dengan cepat,

فَالسّٰبِقٰتِ سَبْقًاۙ – ٤

4. dan (malaikat) yang mendahului dengan kencang,

Baca Juga: Perkembangan Tarekat di Indonesia, Ketahui Aliran-aliran yang Paling Terkenal dari ‘Jalan Sufi’ Ini

فَالْمُدَبِّرٰتِ اَمْرًاۘ – ٥

5. dan (malaikat) yang mengatur urusan (dunia).

يَوْمَ تَرْجُفُ الرَّاجِفَةُۙ – ٦

6. (Sungguh, kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama mengguncangkan alam,

تَتْبَعُهَا الرَّادِفَةُ ۗ – ٧

7. (tiupan pertama) itu diiringi oleh tiupan kedua.

Baca Juga: Surabaya Diterpa Hujan Es, Ini Penjelasan BMKG Mengenai Penyebab Terjadinya Fenomena Tersebut

قُلُوْبٌ يَّوْمَىِٕذٍ وَّاجِفَةٌۙ – ٨

8. Hati manusia pada waktu itu merasa sangat takut,

اَبْصَارُهَا خَاشِعَةٌ ۘ – ٩

9. pandangannya tunduk.

يَقُوْلُوْنَ ءَاِنَّا لَمَرْدُوْدُوْنَ فِى الْحَافِرَةِۗ – ١٠

10. (Orang-orang kafir) berkata, “Apakah kita benar-benar akan dikembalikan kepada kehidupan yang semula?.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]