

inNalar.com – Al Quran surah Al Muddassir ayat 21 sampai 30 ini isi kandungan awalnya membahas Al Walid yang berencana melecehkan Al Quran.
Setelah itu orang ini bermuka masam atau cemberut, sebab tidak menemukan kelemahan Al Quran. Itulah terjemahan Bahasa Indonesia ayat 22.
Selanjutnya Al Quran surah Al Muddassir ayat 23 mengungkapkan bahwa Al Walid tetap berpaling dan tidak menerima kebenaran serta berbuat sombong.
Terjemahan Bahasa Indonesia ayat 24, orang ini kemudian menuduh Al Quran adalah sihir yang dipelajari Rasulullah SAW dari para leluhur terdahulu.
Sedangkan surah Al Muddassir ayat 25 Al Walid menyebutkan dan menekankan Kalamallah itu sebagai perkataan orang-orang tua zaman dulu yang diucapkan Nabi Muhammad SAW.
Dilansir inNalar.com dari Quran Kemenag pada Rabu, 2 Maret 2022 surah Al Muddassir ayat 21 sampai 30 ini lengkap dengan terjemahan Bahasa Indonesia.
ثُمَّ نَظَرَۙ – ٢١
21. Kemudian dia (merenung) memikirkan,
ثُمَّ عَبَسَ وَبَسَرَۙ – ٢٢
22. lalu berwajah masam dan cemberut,
ثُمَّ اَدْبَرَ وَاسْتَكْبَرَۙ – ٢٣
23. kemudian berpaling (dari kebenaran) dan menyombongkan diri,
فَقَالَ اِنْ هٰذَآ اِلَّا سِحْرٌ يُّؤْثَرُۙ – ٢٤
34. lalu dia berkata, “(Al-Qur’an) ini hanyalah sihir yang dipelajari (dari orang-orang dahulu).
اِنْ هٰذَآ اِلَّا قَوْلُ الْبَشَرِۗ – ٢٥
25. Ini hanyalah perkataan manusia.”
سَاُصْلِيْهِ سَقَرَ – ٢٦
26. Kelak, Aku akan memasukkannya ke dalam (neraka) Saqar,
وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا سَقَرُۗ – ٢٧
27. dan tahukah kamu apa (neraka) Saqar itu?
Baca Juga: Al Quran Surah Al Mudassir Ayat 11 Sampai 20 Lengkap dengan Terjemahan Bahasa Indonesia
لَا تُبْقِيْ وَلَا تَذَرُۚ – ٢٨
28. Ia (Saqar itu) tidak meninggalkan dan tidak membiarkan,
لَوَّاحَةٌ لِّلْبَشَرِۚ – ٢٩
29. yang menghanguskan kulit manusia.
عَلَيْهَا تِسْعَةَ عَشَرَۗ – ٣٠
30. Di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga).***