Al Quran Surah Al Kafirun Lengkap dengan Terjemahan Bahasa Indonesia

inNalar.com – Al Quran surah Al Kafirun pada ayat pertama mengandung perintah Allah SWT agar berkata tegas ke orang kafir.

Bahwa diriku tidak akan menyembah dan berlepas diri dari berhala-berhala yang diibadahi selain ini.

Pengikaran orang-orang beriman kepada yang kafir dilakukan secara lahir dan batin,  lalu Allah SWT juga memerintahkan lagi.

Baca Juga: Film Kukira Kau Rumah Banjir Kritikan di Media Sosial TikTok, Ternyata Ini Penyebabnya

Kandungan selanjutnya yaitu perintah untuk mengatakan bahwa orang-orang kafir juga tidak akan menyembah Allah SWT.

Pada terjemahan Bahasa Indonesia juga bisa diketahui, bahwa Allah SWT berharap penekanan kepada umat Islam.

Orang Islam tidak menjadi penyembah selain Allah SWT, dirinya akan mencari hal yang dicintai dan diridhoiNya.

Baca Juga: [Cerpen] Demi Ketenaran

Sebenarnya juga akan berlaku sama sebaliknya, orang-orang kafir memang tidak akan menjadi penyembah Allah SWT.

Ayat terakhir dan yang paling sering disebut-sebut, karena bermaksud sebagai prinsip toleransi dari Islam kepada non muslim.

Maksud dari ayat terakhir yaitu ungkapan ‘untuk pelaku kesyirikan dan kekufuran ganjarannya sendiri’, sedangkan ‘bagi diriku agamaku’.

Baca Juga: Al Quran Surah An Nasr Ayat 1 Sampai 3 Lengkap dengan Terjemahan Bahasa Indonesia

Kedua belah pihak sama-sama tidak berkaitan dan berlepas diri, masing-masing bertanggung jawab perbuatannya sendiri.

Dilansir inNalar.com dari Quran Kemenag pada Rabu, 9 Februari 2022 surah Al Kafirun ini lengkap dengan terjemahan Bahasa Indonesia.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ يٰٓاَيُّهَا الْكٰفِرُوْنَۙ – ١

1. Katakanlah (Muh

Baca Juga: Ririe Fairus Bongkar Aib Rumah Tangganya, Ibunda Ayus: Mama yang Salah

ammad), “Wahai orang-orang kafir!

لَآ اَعْبُدُ مَا تَعْبُدُوْنَۙ – ٢

2. aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah,

وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۚ – ٣

3. dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah,

وَلَآ اَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدْتُّمْۙ – ٤

4. dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,

وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۗ – ٥

5. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah.

لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ ࣖ – ٦

6. Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.”***

Rekomendasi

Al Quran Surah Al Kafirun Lengkap dengan Terjemahan Bahasa Indonesia

inNalar.com – Al Quran surah Al Kafirun pada ayat pertama mengandung perintah Allah SWT agar berkata tegas ke orang kafir.

Bahwa diriku tidak akan menyembah dan berlepas diri dari berhala-berhala yang diibadahi selain ini.

Pengikaran orang-orang beriman kepada yang kafir dilakukan secara lahir dan batin,  lalu Allah SWT juga memerintahkan lagi.

Baca Juga: Film Kukira Kau Rumah Banjir Kritikan di Media Sosial TikTok, Ternyata Ini Penyebabnya

Kandungan selanjutnya yaitu perintah untuk mengatakan bahwa orang-orang kafir juga tidak akan menyembah Allah SWT.

Pada terjemahan Bahasa Indonesia juga bisa diketahui, bahwa Allah SWT berharap penekanan kepada umat Islam.

Orang Islam tidak menjadi penyembah selain Allah SWT, dirinya akan mencari hal yang dicintai dan diridhoiNya.

Baca Juga: [Cerpen] Demi Ketenaran

Sebenarnya juga akan berlaku sama sebaliknya, orang-orang kafir memang tidak akan menjadi penyembah Allah SWT.

Ayat terakhir dan yang paling sering disebut-sebut, karena bermaksud sebagai prinsip toleransi dari Islam kepada non muslim.

Maksud dari ayat terakhir yaitu ungkapan ‘untuk pelaku kesyirikan dan kekufuran ganjarannya sendiri’, sedangkan ‘bagi diriku agamaku’.

Baca Juga: Al Quran Surah An Nasr Ayat 1 Sampai 3 Lengkap dengan Terjemahan Bahasa Indonesia

Kedua belah pihak sama-sama tidak berkaitan dan berlepas diri, masing-masing bertanggung jawab perbuatannya sendiri.

Dilansir inNalar.com dari Quran Kemenag pada Rabu, 9 Februari 2022 surah Al Kafirun ini lengkap dengan terjemahan Bahasa Indonesia.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ يٰٓاَيُّهَا الْكٰفِرُوْنَۙ – ١

1. Katakanlah (Muh

Baca Juga: Ririe Fairus Bongkar Aib Rumah Tangganya, Ibunda Ayus: Mama yang Salah

ammad), “Wahai orang-orang kafir!

لَآ اَعْبُدُ مَا تَعْبُدُوْنَۙ – ٢

2. aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah,

وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۚ – ٣

3. dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah,

وَلَآ اَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدْتُّمْۙ – ٤

4. dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,

وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۗ – ٥

5. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah.

لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ ࣖ – ٦

6. Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.”***

Rekomendasi