Akhirnya! Jalan Tol di Jawa Barat Anggaran Rp 18,3 Triliun Diresmikan Setelah Proses 12 Tahun, Mangkrak?

inNalar.com – Jawa Barat kembali meresmikan jalan tol. Jalan tol tersebut diberi nama Cisumdawu (Jalan Tol Cileunyi, Sumedang, dan Dawuan).

Jalan Tol Cisumdawu dibangun pada 29 November 2011, diawali dengan peletakan batu pertama oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto bersama Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Jalam tol sepanjang 61,71 km yang terbagi jadi 6 seksi, jalan tol Cisumdawu ini diperuntukkan bagi akses ke beberapa pusat kegiatan wilayah timur dan utara Jawa Barat

Pembangunan jalan tol Cisumdawu (Jalan Tol Cileunyi, Sumedang, dan Dawuan) dibagi menjadi 6 tahap, yaitu:

Baca Juga: Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu di Jawa Barat Gunakan Geofoam Sebagai Bahan Utamanya, Ada yang Tau?

1. Tahapan Cileunyi-Tanjungsari sepanjang 12 km.
2. Tahapan Tanjungsari-Sumedang sepanjang 17,51 km.
3. Tahapan Sumedang-Cimalaka sepanjang 3,73 km.
4. Tahapan Cimalaka-Legok sepanjang 6,96 km.
5. Tahapan Legok-Ujungjaya 16,35 km.
6. Tahapan Ujungjaya-Kertajati 4 km

Keunikan yang dimiliki jalan Tol Cisumdawu yaitu memiliki terowongan kembar atau dikenal dengan twin tunnel sepanjang 472 m di seksi 2. Pada seksi 1 di bulan Januari 2022 sudah beroperasi secara komersial.

KPPIP mengatakan bahwa dalam pembangunan jalan tol Cisumdawu ini salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang mendapat perhatian khusus dari Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: 11 Tahun Dibangun dengan Dana 18 Triliun, Ini Alasan Tol Cisumdawu Jawa Barat Baru Bisa Beroperasi

Pasalnya, proses pembangunan jalan tol Cisumdawu tersebut ada beberapa tantangan terjadi, antara lain penanganan longsor yang terjadi pada November 2021, setelah itu jalan tol sedang diperbaiki di seksi 2.

Lalu pada seksi 4 sampai seksi 6 terdapat kendala pembebasan lahan, sehingga KPPIP Departemen Koordinasi Maritim, Kementerian Luar Negeri, dan Sekretariat Kabinet sepakat untuk bekerja sama mengatasi tantangan tersebut.

Pembangunan jalan tol Cisumdawu menghabiskan anggaran Rp 18,3 triliun, dari pemerintah sebesar Rp 9,07 triliun. Sisanya berasal dari KPBU (Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha) dari swasta.

Setelah proses panjang selama 12 tahun, pada 11 Juli 2023 jalan tol Cisumdawu diresmikan oleh Presiden Jokowi yang didampingi oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Baca Juga: Telan Anggaran Rp 1,2 Triliun, Proyek Kota Baru Lampung Ini Justru Mangkrak, Bagaimana Nasibnya Sekarang?

Diharapkan dengan beroperasinya jalan tol Cisumdawu dapat mempermudah akses ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka.

Jalan tol Cisumdawu juga terhubung dengan jalan tol Cipali. Hal tersebut guna untuk lebih memaksimalkan operasional Bandara Kertajati.

Biaya untuk pembangunan jalan tol Cisumdawu sebesar Rp 9,07 triliun dari pemerintah, hal ini akan mengurangi biaya tol yang akan dikenakan nantinya.

Menurut Basuki, tarif tol yang akan diterapkan di jalan tol Cisumdawu adalah Rp 1.275,-/km.***

 

Rekomendasi