

inNalar.com – Jalan Tol Serang-Panimbang merupakan sebuah jalan tol yang menghubunkan antara Serang dan Panimbang.
Namun, Jalan Tol Serang-Panimbang tidak hanya menghubungkan kedua daerah itu, jalan tol ini juga melewati beberapa kabupaten yang ada di Provinsi Banten.
Kabupaten-kabupaten yang dilewati oleh Jalan Tol Serang-Panimbang diantaranya adalah Kabupaten Serang, Kabupateng Lebak, dan Kabupaten Pandeglang.
Selain itu, Jalan Tol Serang-Panimbang ini juga tersambung dengan Tol Jakarta-Merak dan memberi akses menuju kawasan pariwisata Banten dan sekitarnya.
Pembangunan proyek jalan tol ini dimulai pada tahun 2018 dengan pembangunan seksi I selesai pada tahun 2021.
Dilansir inNalar.com dari Kementerian PUPR, pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang ini dibagi dalam tiga seksi yang berbeda.
Seksi I adalah yang menghubungkan antara Serang – Rangkasbitung dengan panjang sekitar 26,50 km dan sudah diresmikan pada tahun 2021.
Peresmian ini dilakukan langsung oleh Presiden Jokowi dengan didampingi Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono pada November 2021.
Selanjutnya, seksi II adalah yang menghubungkan antara Rangkasbitung – Cileles dengan panjang sekitar 24,17 km.
Seksi III memiliki panjang sekitar 33 km dan menghubungkan antara Cileles – Panimbang.
Pembangunan dari seksi II dan III yang saat ini belum selesai diperkirakan akan tuntas pada pertengahan tahun 2024.
Pengerjaan pembangunan seksi I dan II dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol PT Wijaya Karya Serang Panimbang.
Sedangkan pembangunan seksi III dari jalan tol ini dilakukan oleh pemerintah.
Dengan begitu, total panjang Jalan Tol Serang-Panimbang adalah sekitar 83,7 km dengan memiliki enam simpang susun (SS).
Enam simpang susun (SS) itu antara lain adalah SS Cikeusal, SS Tanjung Teja, SS Rangkasbitung, SS Cikulur, SS Cileles, dan SS Bojong.
Pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang ini memakan dana mencapai Rp 10,826 riliun.
Dari total tersebut, sebanyak Rp 3,622 triliun digunakan untuk membangun seksi I Serang – Rangkasbitung.
Kemudian, seksi II antara Rangkasbitung – Cileles menghabiskan dana sekitar Rp 2,578 triliun.
Sedangkan p 4,626 triliun digunakan untuk membangun seksi III yang menghubungkan Cileles – Panimbang sejauh 33 km.
Pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang ini, selain untuk kemudahan akses jalan, namun juga memperhatikan potensi ekonomi lokal sehingga masyarakat juga merasakan dampak dari adanya jalan tol ini yang dekat dengan beberapa objek wisata di Banten.***