

inNalar.com – Kalimantan Utara memiliki sejumlah tempat yang dirasa masih memerlukan pasokan listrik.
Menanggapi hal tersebut, pemerintah setempat mendapatkan solusi dengan pembangunan PLTU di beberapa tempat.
Salah satu lokasi pembangunan PLTU baru di Kalimantan Utara rencananya akan berlokasi di Kota Tarakan.
Dilansir inNalar.com dari berbagai sumber, PLTU Tarakan ini memiliki nilai investasi sebesar 700 miliar Rupiah.
Pembangunan PLTU di Kalimantan Utara ini juga melibatkan PT Cahaya Sakti bersama dengan investor Belanda.
Memiliki kapasitas 30 Megawatt, PLTU yang berlokasi di Kampung Skip, Tarakan ini akan menjual kapasitas listriknya kepada PT PLN bila selesai dibangun.
Bahan baku gasnya sendiri didapatkan dari hasil koordinasi PT Cahaya Sakti dengan SKK Migas di Kalimantan Utara.
Diketahui, gas sebagai sumber PLTU Tarakan berasal dari Pulau Bunyu dengan kapasitas mencapai 5,5 MMBTU.
PLTU ini rencananya menggunakan teknologi Jerman terbaru sehingga tidak menimbulkan polusi.
Selain itu, seluruh pihak investor juga memerlukan uji kelayakan mulai dari luas lahan yang diperlukan di Tarakan hingga data lainnya.
PT Cahaya Sakti sendiri bukanlah perusahaan baru yang membangun PLTU di Tarakan, Kalimantan Utara.
Perusahaan ini juga pernah membangun PLTU di lokasi yang sama dengan kapasitas mencapai 20×11 Megawatt pada tahun 2011.
Pembangunan pembangkit listrik ini dinilai sangat diperlukan oleh Kota Tarakan mengingat daerah ini memiliki pertumbuhan pasokan listrik mencapai 1 Megawatt.
Setelah pihak investor menyelesaikan perizinan, pembangkit listrik di Tarakan ini akan segera dibangun.
Dengan memiliki tenaga 30 Megawatt, diharapkan PLTU ini dapat membantu pasokan listrik bagi pelanggan di Kota Tarakan.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi