

inNalar.com – Warga Bandung, siapa yang tidak kenal dengan perusahaan sekaligus merek ternama produk-produk pakaian dan peralatan rekreasi alam di sana?
Perusahaan ini memiliki nama yang sangat melekat dengan Eropa, yakni sebuah nama pegunungan asal Swis.
Diketahui, pegunungan asal Swiss tersebut memiliki ketinggian hingga 3.970 meter di atas permukaan laut.
Eits, namun artikel kali ini, bukan untuk membahas pegunungan asal Swiss tersebut, namun sebuah pabrik petualangan yang bermarkas awal di Bandung.
Melansir dari laman resmi perusahaan, pabrik pertualangan yang adopsi nama pegunungan asal Swiss tersebut ialah PT Eigerindo Multi Produk Industri atau EIGER.
Pabrik sekaligus merek ternama internasional tersebut berdiri pada tahun 1900-an. Diketahui, pendiri dari perusahaan petualangan ini bernama Ronny Lukito.
Pada awal pendiriannya, Ronny Lukito hanya bermodalkan uang Rp1 Juta untuk membeli 2 mesin jahit dalam menjalankan operasional usahanya tersebut.
Hingga akhirnya produk-produk brand asal Bandung ini banyak diminati oleh banyak konsumen, termasuk yang berasal dari mancanegara.
Melansir dari laman eigeradventure.com, pada fase kuartal pertama tahun 2023 ini, EIGER membuka toko internasional pertamanya di Negara Swiss.
Hadirnya toko EIGER pertama di Swiss tentu saja menjadikan ajang untuk mengenalkan budaya Indonesia dan produk lokal asal Indonesia ke asing.
Hal tersebut pun membuktikan bahwa suatu perusahaan besar belum tentu didirikan dengan modal yang besar.
Pelajaran yang dapat diambil dari EIGER ialah, mengenai kekonsistenannya dalam menekuni satu produk terlebih dahulu sebelum meramban ke produk-produk lainnya.
Bermodalkan tersebut, maka suatu perusahaan akan terus mengevaluasi dan menekuni suatu produknya hingga banyak diminati konsumen.
Itulah informasi mengenai EIGER, pabrik perlengkapan asal Bandung yang namanya diadopsi dari salah satu pegunungan di Swiss.***