

inNalar.com – Tewasnya adik Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) H.Devi Suhartoni berinisial AB (45) dikabarkan terjadi setelah aksi pembacokan oleh dua orang pelaku yang merupakan warga Desa Belani , Rawas, Kabupaten Muratara.
Adik dari Bupati Devi dibunuh dengan cara dibacok oleh dua orang pelaku yang bernama Arwan (30) dan Ariyansyah (35).
Tragedi pembacokan itu terjadi pada Selasa, 5 September 2023 pukul 19.00 WIB setelah korban mengadakan rapat di salah satu rumah warga di desa tersebut.
Sebelumnya motif pembunuhan dari sang pelaku kepada korban diisukan karena urusan persiapan jelang pemilihan umum kepala desa (pilkades).
Namun motif terbaru dari pembacokan itu diduga karena alasan kekecewaan yang dirasakan kedua pelaku kepada korbannya.
Dugaan ini didasari dari kronologi kematian korban yang bermula saat korban melakukan rapat internal dengan beberapa orang termasuk Camat Rawas Ilir dan PJ Kades Belani di salah satu rumah warga.
Baca Juga: Deretan Kejahatan yang Dilakukan Kim Hieora Sebagai Anggota Geng Bully Semasa Sekolah, Ternyata…
Kemudian dua orang pelaku tersebut mencoba masuk ke rumah warga namun dihentikan oleh korban dengan alasan rapat tersebut tertutup dan bersifat internal.
Setelahnya timbul keributan karena sang pelaku merasa tersinggung yang membuat salah satu pelaku yakni Arwan pergi.
Tak berselang lama pelaku Arwan mendatangi kembali tempat sang korban dan turun dari mobilnya dengan kakaknya Ariyansyah sembari memegang parang.
Sempat dilerai oleh salah satu warga namun pelaku secara ganas menyerang bertubi-tubi kepala dan tubuh korban hingga meninggal dunia saat dibawa ke Puskesmas Bingin Teluk.
Setelah kejadian pembacokan ini usai sang pelaku kemudian lari dan akibat kejadian tragis ini rumah pelaku dibakar massa dan keluarga korban yang geram.
Hingga kini sang pelaku masih belum ditemukan dan motif sebenarnya dari sang pelaku masih didalami pihak kepolisian.
Pihak Polres Muratara juga telah menghimbau bagi siapapun yang melihat dan mengetahui keberadaan pelaku untuk segera memberitahukan kepada kepolisian.
Selain itu Polres Muratara juga mengingatkan massa untuk bisa menahan diri agar tidak memperkeruh keadaan.
Sampai saat ini masih belum ada kabar pelaku menyerahkan diri ataupun penemuan terkait motif pembacokan terhadap adik Bupati Muratara sebenarnya.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi