Ada Sejak Tahun 1917, Bendungan Tertua di Jatim Ini Berkapasitas 9,75 Juta Meter Kubik, Lokasinya di…

inNalar.com – Bendungan tertua di Jawa Timur berlokasi Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan dengan nama Bendungan Prijetan.

Bendungan ini dibangun saat pemerintahan kolonial Belanda pada tahun 1910 dan mulai dioperasikan sejak 1917. Prijetan kini telah berusia lebih dari 1 abad.

Prijetan juga dikenal dengan nama Bendungan Krekah ini berfungsi untuk menampung debit air sehingga tidak menyebabkan bencana banjir.

Baca Juga: Ternyata Bukan Metro, Pusat Penghasil Orang Pintar Terbanyak di Provinsi Lampung Ternyata Daerah Ini, Kotamu?

Hal tersebut disebabkan karena debit air pada musim hujan sangat tinggi dan kemarau menjadi rendah. Perlu adanya bendungan untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Untuk dapat mengakses bendungan Prijetan pengunjung harus melewati area kebun jati dan tebu yang dimiliki oleh warga sekitar.

Jangan terkejut, jalanan yang ditempuh untuk sampai di Prijetan tidak begitu baik sehingga perlu kehati-hatian yang tinggi.

Baca Juga: Resmi! Piala Dunia Sepak Bola Wanita 2023 Telah Dibuka di Australia dan Selandia Baru

Bendungan Prijetan hingga saat ini masih berperan aktif untuk mengairi 4513 hektar sawah pada 33 desa yang berada di Kecamatan Kedungpring, Sugio, dan Modo.

Kapasitas volume yang dimiliki oleh Prijetan adalah sebanyak 144.000 meter kubik dan tipe bendungan urugan.

Keindahan panorama yang ada di Prijetan juga mendapat perhatian dari pengunjung karena indah dan luas.

Baca Juga: Distrik Paling Modern Pertama di Indonesia Ternyata Ada di Papua! Kehidupannya Serasa di Luar Negeri

Jalan beranak tangga juga harus diakses oleh pengunjung guna menyusuri area Prijetan.

Pengunjung juga dapat menikmati Prijetan dipinggir bendungan bersama sebagai sarana piknik.

Tahun 2018 lalu, bendungan Prijetan juga dapat perhatian khusus karena didatangi oleh Menteri Luar Negeri Kerajaan Belanda yakni Stephanus Abraham Blok.

Dalam kunjungannya Stephanus bertujuan untuk mengunjungi bendungan peninggalann kakek buyut dari keluarga nya.

Saat ini Bendungan Prijetan menjadi aset negara dan daerah yang dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Dengan segala fungsinya ini meskipun berusia tua, Prijetan masih sangat dibutuhkan oleh penduduk Kabupaten Lamongan. *** (Jessica Barans Widyasari)

Rekomendasi