

inNalar.com – Kampung Inggris yang berada di Jawa Timur ini sudah tidak asing bagi pelajar dan masyarakat sekitar.
Terdapat fakta dan sejarah singkat mengenai kampung Inggris di Jawa Timur yang menarik untuk dibahas.
Seperti namanya kampung Inggris menjadi tempat jika ingin belajar atau mengasah kemampuan bahasa Inggris.
Ada salah satu fakta yang menarik yaitu adanya English Area juga bahasa yang digunakan oleh penduduk lokal.
Kampung Inggris ini terletak pada Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Merupakan julukan bagi dua desa yaitu, Desa Tulungrejo dan Desa Pelem.
Terkenal dengan nama Kampung Inggris Pare, penduduk lokal juga banyak masyarakat yang mampu berbahasa Inggris.
1. Fakta Kampung Inggris
Terdapat sepeda ontel menjadi transportasi utama bagi para peserta kursus yang menjadikan banyaknya persewaan yang tersedia
Selain itu warga Kampung Inggris sendiri menggunakan bahasa Jawa untuk berkomunikasi pada sehari-hari
Terdapat English Area di kampung Inggris yang dimana semua komunikasi wajib menggunakan bahasa Inggris selama 24 jam
Ada beberapa tipe untuk tempat tinggal selama kursus mulai homestay, asrama,camp dan kost.
Khusus camp area berstandar 1 kamar 2-4 orang dan tidak bisa 1 kamar 1 orang.
Beberapa fasilitas juga tersedia sebagai pendukung untuk para peserta kursus seperti warung, loundry, sampai cafe.
2. Sejarah Singkat Kampung Inggris
Dimulai pada Basic English Course (BEC) dan berdiri pada 15 Juni 1997.
BEC merupakan cikal bakal kampung Inggris dan menjadi pendidikan bahasa Inggris pertama.
BEC didirikan oleh Mr. Kalend yang awalnya salah satu santri di Pondok Pesantren Modern Gontor, Ponorogo Jawa Timur.
Dikarenakan kekurangan biaya yang menjadikan ia tidak dapat menuntaskan pendidikannya.
Seorang teman menganjurkan Mr. Kalend untuk berpergian ke Kecamatan Pare.
Terdapat seorang Ustad KH Ahmad Yazid yang bisa menguasai 8 bahasa.
Mr. Kalend pun mulai belajar bahasa kepada KH Ahmad Yazid dan tinggal di Pesantren Darul Fatah.
Suatu hari kedatangan dua orang tamu dari IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Datang untuk belajar bahasa kepada KH Ahmad Yazid digunakan untuk persiapan ujian negara.
Pada saat itu pembelajaran itu dialihkan kepada Mr Kalend dikarenakan KH Ahmad Yazid sedang keluar kota.
Setelah proses belajar dua mahasiswa tersebut dinyatakan lulus pada proses ujian.
Keberhasilan tersebut yang membuat permintaan belajar kepada Mr. Kalend meningkat.
Lambat laun kampung Inggris saat ini mempunyai sekitar 160 lembaga kursus.
Daerah pada Jalan Anyelir, Jalan Brawijaya, dan jalan Kemuning yang terdapat pada Desa Tulungrejo dan Desa Palem dikenal dengan Kampung Inggris Pare.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi