

inNalar.com – Kabupaten Tegal adalah salah satu daerah yang terletak di Jawa Tengah yang berpusat pada ibukota Slawi.
Tegal ada yang kabupaten, ada yang kota. Kebanyakan warga setempat lebih sering menyebut wilayah kabupaten dengan nama ibukotanya, Slawi.
Kabupaten Tegal berbatasan dengan wilayah kotanya, kabupaten Pemalang, kabupaten Brebes, dan kabupaten Banyumas.
Luas wilayah ini mencapai 87.879 hektar, dan terdiri dari 18 kecamatan, 6 kelurahan, dan 281 desa.
Sementara kota Tegal memiliki luas 3.968 hektar, yang terdiri dari 4 kecamatan, dan 27 kelurahan.
Dilansir inNalar.com dari salah satu video YouTube yang diunggah oleh akun Semacam Info, dua wilayah ini terkenal dengan bahasa khas dan warung, dan kisah cintanya.
Mudah sekali membedakan mana orang Tegal, mana yang bukan, dilihat dari gayanya berbicara, ngapak atau tidak.
‘Daning kaya kuwe?’ ( kok seperti itu?), ‘daning suwe nemen’ (kok lama sekali), merupakan contoh kalimat yang sering didengar dari daerah ini.
Dialek orang Tegal begitu khas, kalau didengar-dengar, seperti ada akhiran huruf k setiap mereka berbicara.
Saking lucu dan khasnya dialek ini, sampai ada warganet Indonesia yang membuat filter tebak arti bahasa Tegal di TikTok.
Selain dikenal dengan bahasa ngapaknya yang khas, ada juga warung khas daerah ini yang bisa ditemukan hampir di seluruh wilayah Indonesia, desa maupun kota.
Ya, warteg namanya. Warteg atau warung Tegal sangat mudah ditemukan di manapun. Tapi ternyata, di wilayah aslinya justru jarang ditemukan.
Hal ini disebabkan oleh warteg yang hanya masyhur di tiga daerah, yaitu desa Sidapurna, desa Sidakaton, dan desa Krandon.
Uniknya lagi, ternyata Tegal mencetak jumlah janda terbanyak, karena kasus perceraian yang tinggi.
Hingga September 2023, jumlah perceraian yang tercatat telah menembus angka 2.660. Kebanyakan faktornya disebabkan oleh masalah ekonomi.
Dilansir inNalar.com dari salah satu video TikTok yang diunggah oleh akun @dwitariam9949, warganet Indonesia membuat singkatan lucu.
Singkatan dari nama yang dibuat warganet ini berkaitan dan sesuai dengan realita kisah cinta yang dialami warga Tegal itu sendiri, yaitu:
1. Tegal: Terlanjur Sayang Malah Ditinggal. Kocak, singkatan ini menggambarkan banyaknya kisah cinta yang pupus di daerah ini.
2. Tegal: Tetap Tegar Meskipun Gagal. Kreatif, singkatan ini sepertinya cocok digunakan sebagai motivasi warganya yang putus cinta.
Itulah secuplik fakta Tegal dan singkatan unik ala warganet Indonesia yang ada-ada saja tingkahnya.***