Jakarta-Surabaya Makin Whoosh! Proyek Kereta Cepat Saingan Jepang Mulai Digarap Tunggu Momen Ini

inNalar.com – Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya semakin mendekati realisasi.

Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan bahwa saat ini studi kelayakan untuk proyek ambisius ini sedang dalam proses oleh operator Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Garapan ini diharapkan mampu mempercepat konektivitas transportasi antarkota besar di Pulau Jawa, sekaligus menjadi salah satu proyek transportasi tercepat di Indonesia.

Baca Juga: Tak Jadi Mangkrak, Jalan Tol Rp14,98 Triliun OTW Sempurnakan Konektivitas Sumatera Selatan

Menurut Dirjen Perkeretaapian Risal Wasal, studi kelayakan untuk proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya diproyeksikan rampung tahun ini.

Studi tersebut dilakukan untuk menentukan jalur terbaik yang akan digunakan oleh kereta cepat ini.

Jika selesai tepat waktu, tender dan konstruksi akan dimulai pada tahun 2025, di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Diet 7 Hari ala dr Zaidul Akbar, Hindari 4 Makanan Ini dan Lihat Hasilnya: Berat Badan Turun Lebih Cepat!

Risal menambahkan bahwa hasil studi ini penting untuk memastikan jalur mana yang paling optimal untuk Kereta Cepat Jakarta-Surabaya nantinya, baik melalui pantai utara Jawa, Jawa Tengah, maupun Jawa bagian selatan.

Rencana uji coba prototipe Kereta Cepat Jakarta-Surabaya ditargetkan berlangsung pada 2026. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan bahwa ada tiga opsi jalur yang sedang dipertimbangkan, yaitu melintasi pantai utara Jawa, melalui Jawa Tengah, atau melewati sisi selatan Pulau Jawa.

Budi Karya juga menekankan bahwa Kereta Cepat Whoosh (Jakarta-Bandung) yang baru beroperasi sudah memiliki popularitas tinggi dan bisa bersaing dengan sistem kereta cepat lain seperti Shinkansen di Jepang atau TGV di Perancis.

Baca Juga: Hujan Deras Bogor Sebabkan Jalan Underpass Sholeh Iskandar Berubah Jadi Sungai

Proyek kereta cepat ini diharapkan menjadi bagian dari modernisasi transportasi Indonesia.

Kemenhub telah melakukan kajian sementara terkait jalur potensial untuk digunakan.

Salah satu opsi yang dibahas untuk jalur Jakarta-Bandung ini adalah membangun jalur di atas (elevate) di sisi Jalan Tol Trans Jawa, atau mengintegrasikan jalur kereta cepat dengan rel kereta api yang sudah ada.

Baca Juga: Siapkan Seledri! Begini Cara Menurunkan Darah Tinggi dengan Cepat dan Alami Tips dr Zaidul Akbar

Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan pembebasan lahan dan mempercepat proses pembangunan.

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya akan melanjutkan rute kereta cepat Jakarta-Bandung, yang selesai pada 2023.

Pengembangan ini dikenal dengan nama Proyek Kereta Cepat Merah Putih, yang tengah digarap oleh PT Industri Kereta Api (INKA), bekerja sama dengan berbagai lembaga dan perguruan tinggi.

Berdasarkan pengalaman dari proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh, yang menghabiskan biaya sebesar 7,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp108 triliun, proyek Jakarta-Surabaya diperkirakan akan lebih mahal, bahkan bisa mencapai empat kali lipat biaya tersebut.

Dengan kecepatan antara 200-250 km/jam, perjalanan dari Jakarta ke Surabaya yang biasanya memakan waktu lebih dari 10 jam diharapkan dapat dipangkas menjadi hanya 3,5 jam untuk jarak 720 km.

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat dan mendukung perkembangan ekonomi antarkota.

Baca Juga: Cara dan Menu Diet Cepat Kurus dalam 1 Minggu yang Aman Secara Medis, Begini Rahasianya!

Kereta cepat ini juga diharapkan dapat menyaingi kecepatan dan kenyamanan sistem transportasi negara-negara maju seperti Jepang dan Prancis, menjadikan Indonesia salah satu pemain utama dalam teknologi kereta cepat di Asia.

Proyek ini tidak hanya akan memberikan solusi transportasi cepat antara dua kota terbesar di Indonesia, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]