Istilah Humblebrag di Media Sosial yang Sering Dilakukan Banyak Orang Tanpa Disadari

inNalar.com – Dengan perkembangan teknologi saat ini membuat manusia tidak luput dari gawai pribadinya, mendorong perilaku sosial ke era digital.

Hal tersebut membuat interaksi sosial bergeser ke platform online.

Ada hal menarik yang marak dilakukan banyak orang di media sosial, yaitu Humblebrag.

Baca Juga: Wanita Sampai Hati Melakukan Ini Dengan Anda? Jika Iya, Berarti Dia Tulus Mencintai

Dikutip dari Harvard Business School humblebrag merujuk pada sikap seseorang yang menunjukkan pencapaian atau kelebihan sambil berusaha terlihat rendah hati.

Ucapan dari humble bragger seringkali berbentuk keluhan yang tampak merendahkan diri, tapi sebenarnya memiliki niat tersembunyi agar orang lain menyadari keberhasilannya.

Menurut Cambridge Dictionary juga diartikan sesuatu yang kamu ungkapkan yang terlihat seperti keluhan atau menunjukkan rasa malu, namun sebenarnya adalah cara untuk memberitahukan orang lain tentang sesuatu yang sangat kamu banggakan.

Baca Juga: Pria Nekat Lakukan ini Denganmu? Jika iya, Berarti Dia Tulus Mencintai Anda

Ciri-ciri Humblebrag antara lain:

1. Keluhan yang Terselubung: Mengungkapkan frustrasi atau ketidaknyamanan yang sebenarnya berfungsi untuk menunjukkan pencapaian atau kelebihan.

2. Bahasa yang Merendahkan Diri: Menggunakan ungkapan yang tampak merendahkan diri, tetapi sebenarnya berfungsi untuk menonjolkan prestasi.

3. Fokus pada Kesibukan: Menekankan betapa sibuknya mereka sebagai tanda keberhasilan, misalnya dengan menyebutkan jam kerja yang panjang atau banyaknya tanggung jawab.

Baca Juga: Hanya Wanita Bernilai Tinggi yang Memiliki 10 Sifat Berikut, Nomor 5 Susah Dilakukan: Anda Termasuk?

4. Menggunakan Kata-kata Positif dengan Konteks Negatif: Memadukan kata-kata yang positif dengan konteks negatif, seperti “Saya sangat beruntung bisa mendapatkan tawaran kerja ini, tapi saya merasa terbebani.”

5. Ketidaknyamanan dengan Pujian Langsung: Merasa canggung atau tidak nyaman jika harus menerima pujian secara langsung, sehingga memilih untuk menyampaikan pencapaian dengan cara yang tidak langsung.

6. Mencari Validasi: Terdapat unsur keinginan untuk mendapatkan pengakuan atau validasi dari orang lain, meskipun disampaikan dalam bentuk keluhan.

Baca Juga: 9 Penyebab Orang Lain Hilang Respect Kepada Anda, Salah Satunya Datang Jika Butuh Saja

Alasan Orang Melakukannya?

1. Ingin Diakui: Mereka ingin menunjukkan pencapaian atau kelebihan tanpa terlihat sombong, berharap mendapatkan pengakuan dari orang lain.

2. Kebutuhan Sosial: Dalam masyarakat yang mengagungkan kesibukan dan pencapaian, hal tersebut dianggap sebagai cara untuk beradaptasi dan diterima dalam kelompok sosial.

3. Ketidaknyamanan dengan Memuji Diri Sendiri: Banyak orang merasa tidak nyaman secara langsung membanggakan diri, sehingga mereka memilih pendekatan yang lebih halus.

4. Membangun Identitas Positif: Berharap bisa membangun citra positif di mata orang lain, menampilkan diri sebagai orang yang sukses sekaligus rendah hati.

Baca Juga: Terlihat Baik, Waspadai 7 Ciri-Ciri Ini Bongkar Sifat Asli Teman yang Bermuka Dua di Belakang Anda

5. Tekanan Sosial: Media sosial dan lingkungan sekitar sering mendorong individu untuk selalu tampil baik, sehingga menjadi strategi untuk memenuhi ekspektasi tersebut.

Di media sosial warganet cenderung menampilkan hal-hal yang positif saja, dari hal yang jujur hingga membuat kebohongan demi citra yang baik.

Hal tersebut membuat orang lain menjadi kurang mempercayai kehidupan orang lain, dan orang yang kerap melakukan humblebrag cenderung lebih tidak disukai oleh masyarakat.

Baca Juga: Orang yang Suka Tidur di Waktu Ini dan Berkata Kotor Biasanya Punya Kecerdasan Tinggi, Kamu Termasuk?

Karena orang lebih menyukai sebuah kenyataan meskipun hal tersebut berupa kesedihan.

Istilah lain yang kerap digunakan di media sosial adalah “Pick me girl”. Keduanya memiliki keterkaitan karena ingin mendapatkan atensi dari orang lain.

Sebutan tersebut cenderung diperuntukkan untuk wanita.

Biasanya wanita yang disebut pick me girl melakukan hal yang tidak biasa dilakukan wanita lain, seperti “aku sih jarang pake skincare” padahal kulitnya putih dan mulus.

Berikut Dampaknya:

1. Dilihat Tidak Tulus: Banyak orang menganggap hal tersebut sebagai tindakan yang tidak jujur atau tidak tulus, yang dapat merusak kepercayaan orang lain.

2. Penilaian Negatif: Individu yang sering melakukannya mungkin dianggap lebih tidak disukai dibandingkan dengan mereka yang membanggakan diri secara langsung atau hanya mengeluh.

3. Meningkatkan Kecemasan Sosial: Dapat membuat individu merasa cemas tentang bagaimana mereka diterima, yang dapat menambah tekanan sosial.

4. Menurunkan Kualitas Interaksi: Alih-alih membangun koneksi yang tulus, humblebrag sering kali menciptakan jarak antara individu dan orang lain, mengurangi kualitas hubungan.

5. Ketidakpuasan Pribadi: Menggunakan humblebrag sebagai cara untuk mencari pengakuan dapat mengakibatkan perasaan tidak puas, karena individu mungkin tidak mendapatkan validasi yang mereka harapkan. Cenderung menjadi ‘haus’ akan validasi

Dampak tersebut bisa dihindari jika mengurangi kesombongan dan haus validasi di media sosial. Orang akan memberi pujian jika melakukan kejujuran dan kebaikan yang tulus.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]