Tak Melulu Jadi Pertanda Lemah, Ternyata Orang yang Mudah Menangis Justru Memiliki Kemampuan Ini

inNalar.com – Orang yang mudah menangis tidak selalu terkait dengan persepsi lemah atau memiliki kecerdasan emosional yang rendah.

Dikutip dari laman Magister Psikologi Universitas Medan Area, orang yang mudah menangis bukanlah pertanda bahwa mereka lemah, sebab hanya orang-orang yang kuat dan pemberani yang berani menunjukkan air matanya.

Beberapa orang cenderung lebih sering menangis karena mungkin memiliki kepribadian yang sensitif secara alami dan lebih nyaman mengekspresikan perasaan melalui tangisan.

Baca Juga: Pilih Self Healing ke Gunung Atau Laut? Jawabanmu Cerminkan Sifat Asli dan Suasana Hati Anda

Dalam beberapa hal, menangis dapat menjadi pelepas hormon stres yang menumpuk dan bermanfaat bagi kesejahteraan seseorang.

Berikut ini kami bagikan beberapa fakta dibalik orang yang mudah menangis.

1. Fluktuasi Hormon

Fluktuasi hormon menjadi alasan mengapa wanita terlihat sering menangis jika dibandingkan dengan pria.

Baca Juga: Penyuka Warna Hitam Punya Beragam Kepribadian Langka, Bongkar si Misterius yang Penuh Kejutan!

Saat hormon berubah ketika datang bulan suasana hati pun ikut berubah termasuk kecenderungan untuk menangis yang merupakan gejala utama sindrom pra-menstruasi.

Selain itu tingkat stres dan tekanan emosional juga dapat mempengaruhi tingkat hormon seseorang yang dapat memecah tangisan.

2. Kuat Secara Fisik dan Mental

Orang yang mudah menangis tahu bagaimana mengelola perasaannya sehingga ia dengan mudah menghabiskan stresnya bersamaan dengan lepasnya hormon endorfin.

Baca Juga: Punya Tahi Lalat di Tempat Ini Siap-Siap Dikejar Kesuksesan dan Rezeki Besar, Anda Termasuk?

Justru mereka yang mudah menangis adalah orang yang kuat karena mampu mem-validasi perasaan sedihnya alih-alih mengelak dan menahan diri untuk menangis yang akan lebih berbahaya dalam jangka panjang.

3. Merasa Penat

Ketika kita tidak memiliki waktu yang cukup untuk tidur, maka sistem fisiologis di tubuh tidak dapat berfungsi secara optimal termasuk pengaturan emosi.

Baca Juga: 8 Aktivitas Ini Ternyata Cuma Bisa Dilakukan Orang Cerdas, Apakah Kamu Termasuk?

Dampaknya, orang akan menjadi lebih sensitif secara emosional dan mudah menangis.

Untuk mengatasinya, prioritaskan untuk bisa tidur setiap malam dengan menetapkan jadwal tidur yang konsisten dan mengurangi konsumsi kafein.

4. Memiliki Kecerdasan Emosi yang Tinggi

Karena perasaannya sensitif, orang yang mudah menangis pasti memiliki empati yang tinggi dan penyayang sehingga cukup cerdas memahami kondisi orang lain.

Hal inilah yang membuatnya mudah berteman dengan siapa saja, menghargai orang lain, dan pandai menempatkan diri dalam situasi apapun.

Baca Juga: Naik Jabatan dan Rezeki Sesuai yang Diharapkan, Ini 8 Weton Bernasib Emas di Akhir Bulan Oktober 2024

5. Merasa Stres Berkepanjangan

Terlalu banyak tekanan yang dialami secara terus menerus dapat memiliki dampak yang merugikan pada keseimbangan emosional seseorang.

Orang yang mengalami kondisi ini terkadang menangis saat situasinya tidak terlalu sedih atau marah dalam takaran yang tidak proporsional.

6. Kecemasan atau Depresi

Depresi atau kecemasan seringkali muncul sebagai respon alami peristiwa yang signifikan seperti kematian seorang yang dicintai atau kehilangan pekerjaan.

Ada kalanya tahap ini merupakan sebuah proses melewati penerimaan atas hal yang terjadi namun bisa berpotensi menjadi lebih berat dan berkepanjangan.

Gejala kecemasan bisa sangat beragam mulai dari mudah tersinggung, sulit berkonsentrasi, hingga menangis tanpa alasan yang jelas.*** 

 

Rekomendasi