Ciri Anak Jenius Terbongkar dari Aktivitas Sehari-hari, Ini 7 Tandanya


Yogyakarta, inNalar.com
– Sebagian orang tua mungkin masih ada yang belum mengetahui ciri anak jenius. Padahal tanda tersebut bisa dilihat dari aktivitas sehari-harinya.

Setiap orang tua tentu berharap anaknya tumbuh cerdas dan berprestasi. Namun, apa yang membedakan anak jenius dari yang lainnya?

Berdasarkan penelitian, terdapat beberapa aktivitas sehari-hari yang bisa membantu mengembangkan kecerdasan otak anak.

Baca Juga: Kolaborasi BRI dan BPJS Kesehatan Sediakan Pembiayaan untuk Peningkatan Infrastruktur Kesehatan di Indonesia

Yuk, kita simak tujuh aktivitas yang mencerminkan anak jenius dari sejak dini!

1. Membaca Buku Secara Rutin

Membaca adalah salah satu kebiasaan paling berharga yang bisa kita tanamkan pada anak.

Baca Juga: Suami Istri Tampak Bahagia Tapi Akhirnya Bercerai, Bisa Jadi Ada 6 Kebiasaan yang Tak Disadari Ini

Mengutip American Academy of Pediatrics (AAP), membacakan buku kepada anak sejak usia dini dapat merangsang perkembangan bahasa, imajinasi, dan keterampilan kognitif mereka.

Dengan menjelajahi berbagai jenis buku, baik fiksi maupun non-fiksi, anak-anak bisa memperluas wawasan dan mengenal dunia lebih baik.

2. Bermain dengan Mainan Edukatif

Mainan edukatif, seperti puzzle, blok bangunan, dan permainan strategi, memiliki peranan penting dalam merangsang kreativitas serta kemampuan berpikir logis anak.

Baca Juga: Suami Istri Tampak Bahagia Tapi Akhirnya Bercerai, Bisa Jadi Ada 6 Kebiasaan yang Tak Disadari Ini

Penelitian dari University of Cambridge menunjukkan bahwa anak-anak yang sering bermain dengan mainan edukatif memiliki kemampuan problem-solving yang lebih baik (Ginsburg, 2007).

Selain menyenangkan, mainan ini juga memberikan tantangan yang dibutuhkan untuk perkembangan kognitif anak.

3. Menyelesaikan Teka-teki dan Permainan Otak

Aktivitas yang melibatkan teka-teki atau permainan otak, seperti Sudoku dan Rubik’s Cube, dapat membantu meningkatkan daya ingat dan konsentrasi anak.

Baca Juga: Kolaborasi BRI dan Pos Indonesia: BRImo Kini Punya Layanan Logistik ‘Kirim Barang’ Melalui Pos Aja!

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Child Development mengungkapkan bahwa permainan semacam ini dapat membantu anak dalam mengembangkan keterampilan kognitif.

Selain itu bisa mempersiapkan mereka menghadapi tantangan yang lebih kompleks di masa depan.

4. Menghabiskan Waktu di Alam

Berkegiatan di luar ruangan, seperti berjalan-jalan di taman atau menjelajahi hutan, sangat bermanfaat bagi perkembangan otak anak.

Penelitian yang diterbitkan dalam Frontiers in Psychology menunjukkan bahwa interaksi dengan alam dapat meningkatkan kreativitas dan kesehatan mental anak.

Pengalaman ini juga mengajarkan anak untuk lebih menghargai lingkungan sekitar.

5. Menyusun Jadwal Harian

Mengajarkan anak untuk menyusun dan mengikuti jadwal harian dapat membantu mereka belajar manajemen waktu dan tanggung jawab.

Mengutip Psychology Today, anak-anak yang memiliki rutinitas teratur cenderung lebih baik dalam belajar dan lebih mampu mengatasi stres.

Rutinitas yang jelas juga memberikan rasa aman dan stabilitas bagi mereka.

6. Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler

Kegiatan ekstrakurikuler seperti musik, seni, dan olahraga membantu anak mengembangkan keterampilan sosial dan emosional.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Educational Psychology menunjukkan bahwa anak-anak yang terlibat dalam kegiatan tersebut cenderung lebih percaya diri dan mampu berkolaborasi dengan baik.

Keterlibatan ini juga memberikan anak kesempatan untuk menemukan bakat yang mereka miliki.

7. Diskusi dan Berbicara tentang Ide-Ide Besar

Mendorong anak untuk berdiskusi dan berbicara tentang ide-ide besar dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mereka.

Penelitian dari Harvard University menunjukkan bahwa interaksi verbal yang positif antara orang tua dan anak berkontribusi pada pengembangan kecerdasan anak.

Diskusi terbuka ini tidak hanya memperbaiki keterampilan komunikasi, tetapi juga memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan anak.

Jika anak Anda memiliki rutinitas sehari-hari di atas bisa jadi mereka merupakan anak jenius.

Orang tua dapat membantu anak-anak mereka tumbuh menjadi pribadi yang cerdas dan berprestasi. Setiap anak memiliki potensi yang unik; dengan dukungan yang tepat, mereka bisa meraih impian mereka.

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]