

Menjadi pengusaha adalah sebuah proses dan itu semua tidak bisa dilakukan secara instan. Modal uang banyak tidak menjamin bisnis menjadi besar dan sukses.
1. Merancang konsep bisnis
Pertama, kita harus liat kebutuhan pasar terlebih dahulu, maksudnya apa yang dibutuhkan orang sehingga nanti orang tersebut datang ke kita untuk memenuhi kebutuhannya itu.
Nah, ketika konsep bisnis sudah terbentuk, sudah menemukan produk yang dibutuhkan, dan penyedia produk masih terbatas, kita lanjut tips selanjutnya yakni tentukan target konsumennya.
2. Tentukan target konsumen
Mengenal siapa target konsumen kita adalah tahap penting yang menjadi brand kita nanti, soalnya itu semua harus ditentukan dari awal agar kita mudah untuk menjalankannya.
3. Fokus pada kepuasan konsumen
4. Merencanakan cashflow
Ya, karena keuangan adalah nafas dari sebuah bisnis. Setiap bisnis mungkin mempunyai rencana keuangan yang berbeda satu sama lain, katakanlah sebuah usaha konvesional tentu rencana keuangannya akan berbeda dengan usaha startup digital.
Tapi, apapun bentuk usahanya yang hal yang paling penting dalam merencankan keuangan adalah menjaga cashflow.
Buat kalian yang usahanya konvesional tentu akan berusaha untuk menjaga cashflow yang positif setiap bulannya.
Namun, berbeda dengan kalian yang usahanya startup digital mungkin fokus awalnya bukan cashflow yang positif setiap bulannya. Tapi seengaknya kalian harus jaga cashflow sesuai dengan rencana kamu. Supaya nafas dari bisnis kalian tetap terjaga sampai kalian profit.
Kalian harus kasih alasan yang kuat, kenapa mesti nyobain di tempat kalian?, kenapa gak beli di toko sebelah aja?
Dan yang paling penting ada keunggulan yang beda dengan yang lain, misal diharganya yang murah tapi kualitas unggul atau bisa apa aja yang penting unik dan tidak mudah untuk ditiru.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi