

inNalar.com – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (KPPN)/Bappenas Suharso Monoarfa membeberkan tengah mempersiapkan ibu kota nusantara(IKN) dalam bentuk metaverse.
Dilansir oleh inNalar.com dari JawaEkspres.com, Bappenas mengatakan metaverse muncul sebagai dampak dari kemajuan teknologi. Sehingga, implementasi IKN dalam bentuk metaverse akan membantu pemerintah Indonesia untuk memperkenalkan IKN baru lebih mudah dan bisa dijangkau lebih luas oleh dunia.
Bappenas menyatakan, saat ini sudah ada tim khusus yang menyusun dunia metaverse untuk IKN baru yang akan ditargetkan selesai dalam empat bulan ke depan.
Pemerintah mempersiapkan IKN dalam bentuk metaverse. Mudah-mudahan dalam empat bulan kami bisa menunjukkan, ujar Kepala Bappenas Suharso dalam rapat dengan DPR dikutip inNalar.com dalam kanal YouTube DPR
Sehingga, masyarakat Indonesia nantinya bisa mengenal lebih jelas dari bentuk desain, konsep, dan rancangan IKN Nusantara baru ini.
Kemungkinan besar sistem kerjanya nanti dibuat seiring berekmbangnya metaverse sekarang ini. Pertemuan atau rapat penting bisa dilakukan menggunakan avatar di dunia virtual, super canggih bukan.
Tentu hal ini semuanya itu bisa terjadi kalau sejumlah persyaratan terepenuhi seperti koneksi internet harus stabil dan nyaman digunakan.
Baca Juga: Banjir Bandang Menerjang Kabupaten Banjarnegara, Seorang Pengemudi Motor Terseret Arus
Hal ini seperti dibeberkan oleh Sandiaga Uno dalam acara Dalam acara Kick Off Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI) di Jakarta Selasa, 1 Februari 2022. dikutip oleh inNalar.com dari pikiranrakyat.com (3/2/2022).
Sandiaga Uno menyatakan terdapat tiga bisnis yang sangat dibutuhkan di masa mendatang, yakni keamanan siber (cyber security), metaverse, serta payment system dan financial technology/fintech (sistem pembayaran dengan teknologi keuangan).
Tentu dengan adanya hal ini sudah tidak bisa kita hindari dan bahkan ada didepan mata kita semua bahwa dunia metaverse khususnya Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara bakal muncul dalam teknologi metaverse.***