Hari Ini Dalam Sejarah: 3 Februari 1943, Kapal SS Dorchester Ditenggelamkan Jerman di Laut Labrador

inNalar.com – Hari ini dalam Sejarah, tepat pada 3 Februari 1943 saat Perang Dunia II terjadi, Kapal pengangkut milik amerika SS Dorchester, tenggelam setelah dihantam torpedo Jerman di Laut Labrador. Kapal uap sepanjang 368 kaki ini, adalah bagian dari konvoi yang akan menuju Pangkalan Komando Angkatan Darat di Narsarsuaq di Greenland selatan.

SS Dorchester tercatat meninggalkan New York pada Januari 1943. Dan pada tengah malam di 3 Februari 1943, Dorchester ditorpedo oleh U-boat (Kapal Selam Jerman) di Laut Labrador. Titik tenggelamnya Dorchester ada di sekitar lepas pantai Greenland.

Tepat pukul 00:55, sebuah torpedo menghantam lambung kanan SS Dorchester. Lima menit setelahnya terjadi ledakan hebat yang mengakibatkan Listrik dan lampu di kapal tersebut mengalami gangguan, untuk kemudian padam total. Dorchester pun oleng ke sisi kanan, kejadian ini disertai dengan ledakan klakson kapal selama enam kali.

Baca Juga: Hari Kanker se Dunia Akan Diperingati Pada 4 Februari 2022, Ini Sejarah Dibalik World Cancer Day

Pada saat yang bersamaan banyak awak kapal dan penumpang yang tidur tanpa mengenakan pelampung. Mereka terperangkap di dalam lambung kapal yang panas dan gelap, setelah kemudian saling berebut jalan untuk menaiki tangga menuju geladak kapal.

Kapal yang dioperasikan oleh Administrasi Pengiriman Perang Amerika Seikat ini, tenggelam sekitar 20 menit setelah dihantam torpedo U-boat.  Sebanyak 675 dari 904 penumpang yang ada di dalam SS Dorchester ikut tenggelam, dan beberapa diantaranya meninggal karena hipotermia. Dan salah satu dari 230 orang yang selamat, kemudian meninggal setelah penyelamatan dilakukan.

Pada saat Dorchester akan tenggelam, kapal Coast Guard Comanche, salah satu kapal yang ada dalam konvoi tersebut, kemudian mengabaikan ancaman serangan U-boat lainnya dengan bergerak melewati untuk menjemput orang-orang yang selamat. Comanche menurunkan jaring kargo, namun kemudian banyak dari para korban sempat kesulitan untuk naik ke Kapal Comanche karena fisik yang sudah lemah.

Baca Juga: Bacaan Al Quran Surah Al Baqarah Mulai Ayat 131 Sampai 140 Lengkap dengan Terjemahannya

Tragedi SS Dorchester kemudian menjadi populer dan dikenang oleh warga Amerika karena aksi heroik empat pendeta Angkatan Darat Amerika Serikat. Keempat Agamawan Angkatan Darat tersebut adalah Pastor John Washington (Katolik), Pendeta Clark Poling (Reformasi Belanda), Rabbi Alexander Goode (Yahudi), dan Pendeta George Fox (Metodis).

Aksi heroik keempat pendeta itu adalah ketika mereka membagi-bagikan pelampung kepada para penumpang, ketika kapal mulai tenggelam. Mereka kemudian dikenal dengan julukan “Immortal Four Chaplains”. Kisah mereka kemudian diangkat ke buku dengan judul “Sea of Glory”. Pemerintah AS sendiri telah menerbitkan perangko terbitan khusus dengan gambar keempat pendeta tersebut.

Tragedi tenggelamnya SS Dorchester ini, diyakini sebagai yang terburuk dalam sejarah konvoi Amerika Serikat selama Perang Dunia II.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]